14 February 2019, 19:51 WIB

Dua Tim Teratas Putra/Putri Berjuang di Final Four Malang


M. Taufan SP Bustan | Olahraga

SEUSAI perhelatan final four putaran pertama di Kediri, pekan lalu, Proliga 2019 akan memasuki putaran kedua final four di GOR Ken Arok, Malang, 15-17 Februari 2019. Ajang ini dipastikan akan berlangsung lebih seru dan menegangkan.

Selain akan memperebutkan juara final four, putaran kedua ini juga akan menentukan dua tim teratas putra dan putri yang nantinya akan tampil di partai puncak, Grand Final, pekan depan di GOR Among Rogo, Yogyakarta.

Dari empat tim putra dan empat putri yang lolos ke babak empat besar ini, Jakarta BNI 46 putra dan Jakarta Pertamina Energi putri memiliki peluang besar untuk tampil di grand final.

Pasalnya, kedua tim itu belum terkalahkan dari tiga laga di putaran pertama pekan lalu.

Keduanya hanya butuh satu kemenangan pada putaran kedua nanti untuk memastikan satu tempat di grand final.

"Meskipun kita hanya butuh 1 kemenangan di putaran kedua nanti, supaya aman ke grand final, kita tetap tampil maksimal dan kita tidak merasa jumawa," ujar pelatih Jakarta Pertamina Energi putri, M. Ansori usai memenangkan laga ketiganya di putaran pertama melawan Bandung Bank bjb Pakuan.

Menurutnya, pada putaran kedua tentunya seluruh tim berusaha tampil lebih baik dan meraih kemenangan.

Baca juga : Pertamina Energi Tundukkan BNI 46 di Final Four Putaran Pertama

"Makanya kita harus berhati-hati, semua tim tampil all-out," tutur Ansori.

Sementara pelatih putra Jakarta BNI 46, Samsul Jais mengatakan, kalau tim asuhannya diuntungkan dengan stamina yang lebih baik.

"Kita unggul stamina sewaktu melawan Bank SumselBabel. Dengan bertanding tiap hari selama tiga hari berturut-turut kita harus pintar-pintar mengatur stamina," ucap Samsul usai tim asuhannya mengungguli Bank SumselBabel, akhir pekan lalu di Kediri.

Meski memiliki peluang tidak lebih baik dari Jakarta Pertamina Energi (putri) dan Jakarta BNI 46 (putra), tak membuat tim-tim lainnya berkecil hati. Seperti halnya tim putri Jakarta BNI 46.

Tim asuhan Risco Herlambang itu tetap optimistis untuk bisa meloloskan Tri Retno Mutiara Lutfi dkk. ke grand final musim ini.

"Kesempatan buat kita masih ada. Begitu juga yang lain. Di putaran kedua semua tim masih memiliki peluang lolos ke grand final, termasuk kita sendiri," ujarnya usai timnya dikalahkan Jakarta PGN Popsivo Polwan, pekan lalu di GOR Joyoboyo, Kediri.

Tim putri Jakarta BNI 46 berada di peringkat ketiga klasemen sementara final four di bawah Jakarta Pertamina Energi dan Jakarta PGN Popsivo Polwan.

Novriali Yami dkk. meraih satu kemenangan dan dua kali kekalahan. Satu-satunya kemenangan didapatkan dari Bandung Bank bjb Pakuan.

Dari empat tim putra, Jakarta Pertamina Energi dan tim putri Bandung Bank bjb Pakuan merupakan tim yang belum mendapatkan kemenangan dari tiga laga pada final four putaran pertama lalu di Kediri.

"Kita akan berusaha di Malang untuk sapu bersih tiga laga, jika ingin maju ke babak final. Hasil di Kediri memang sangat buruk bagi kita dan kita akan perbaiki di Malang," ujar asisten manajer Jakarta Pertamina Energi, Dedi Kurniawan.

Direktur Proliga, Hanny S. Surkatty meyakini kalau final four putaran kedua ini akan berlangsung lebih menarik.

Seluruh tim akan mengeluarkan segala kemampuan mereka agar bisa lolos ke grand final, 23 dan 24 Februari 2019 mendatang. (OL-8)

BERITA TERKAIT