21 March 2023, 19:32 WIB

Bupati Minahasa Royke Roring Luncurkan Tiga Program Pembangunan Pedesaan 2023


Voucke Lontaan |

BUPATI Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Royke Octavian Roring meluncurkan tiga program pembangunan pedesaan 2023. Ketiganya ialah ekosistem desa, dana desa dan bantuan langsung tunai. Kegiatan berlangsung di Aula Benteng Moraya Tondano, ibu kota Kabupaten Minahasa, Selasa (21/3).

Pada kesempatan itu Bupati Royke Roring menyerahkan piagam penghargaan dan lencana desa mandiri kepada 105 hukum tua, dan secara simbolis meresmikan hasil-hasil pembangunan desa yang dicapai selama 2022.

"Saya memberikan apresiasi kepada KPPN Manado atas kepedulian, perhatian dan optimalisasi pelayanan yang cepat serta akurat. Dalam penyaluran dana desa dan dana alokasi khusus fisik di Kabupaten Minahasa," kata Royke.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada pihak BPJS Ketenagakerjaan atas perhatian dan kepedulian terhadap pekerja rentan desa, melalui program ekosistem desa.
 
Dikatakannya, penyerahan piagam penghargaan dan lencana bagi desa berpredikat "Mandiri", merupakan bentuk apresiasi dari Kementerian Desa PDTT dan pemerintah daerah kepada 102 desa dan hukum tua yang sudah berhasil membawa kemajuan bagi desanya.

"Saya bersama Wakil Bupati Minahasa menyampaikan selamat dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pemerintah desa yang telah menerima penghargaan ini," ujarnya.

Ia mengaku patut berbangga karena pada 2023, telah mencapai 105 desa mandiri dari 227 desa. "Pencapaian ini terbanyak se Provinsi Sulawesi Utara," katanya.

Sebab, lanjutnya, 2018 silam di Kabupaten Minahasa belum memiliki desa berpredikat mandiri. "Di tahun terakhir masa pengabdian saya dan wakil bupati, Minahasa sudah bisa mencapai 105 desa mandiri," kata Roring.


Jadi pemacu

 

Dia berharap, penghargaan ini akan menjadi pemacu, baik bagi desa-desa penerima penghargaan maupun 122 desa lainnya yang masih berada di peringkat maju dan berkembang.

"Saya patut menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada para hukum tua di 82 desa yang telah menuntaskan persyaratan penyaluran dana desa tahap I termasuk BLT desa, sehingga dapat mulai disalurkan," ucapnya.

Royke menegaskan kepada Kumtua agar segera melaksanakan program kegiatan memanfaatkan dana desa sesuai APB-Desa, dan mengacu pada ketentuan perundang-undangan berlaku.
 
"Termasuk pengalokasian dana bantuan langsung tunai desa dengan range 10% sampai dengan 25%. Ketahanan pangan nabati dan hewani minimal 20%. Operasional pemerintah desa maksimal 3% dari pagu dana desa," pesannya.

Dia berharap, hasil-hasil pembangunan yang telah direalisasikan melalui dana APBDes, akan memberikan manfaat maksimal dalam peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat desa. (N-2)

BERITA TERKAIT