25 January 2023, 12:12 WIB

Hampir Sebulan Jalan Alternatif Pati-Kudus Terendam Banjir


Udin Ali Nani |

BANJIR masih merendam jalan alternatif Pati menuju Kudus, Jawa Tengah, atau sebaliknya. Walaupun ketinggian banjir sudah mulai menurun, akses jalan hanya bisa dilalui kendaraan roda empat. Bahkan, roda dua banyak yang naik gerobak, agar terhindar dari mogok.

Banjir memutus jalan alternatif Pati-Kudus atau sebaliknya, hampir satu bulan. Walaupun banjir sudah mulai surut, ketinggian banjir masih setinggi lutut orang dewasa atau sekitar 50 sentimeter. 

Jalan alternatif pati-Kudus tersebut berada di Desa Kasiyan, Kecamatan Sukolilo, Pati, Jawa Tengah, kini sudah bisa dilewati kendaraan roda empat. Jalan alternatif yang terendam banjir ini sekarang diperkirakan sepanjang satu kilometer.

Pengendara roda dua, khususnya matic, yang akan melintas pun harus pikir panjang, karena khawatir kendaraannya akan mogok. Salah satunya, Sumiati, warga kayen, yang akan pulang dari Kudus harus naik gerobak. "Saya takut sepeda motornya mogok di tengah jalan, karena masih terendam banjir, sehingga harus naik ojek gerobak," ujar Sumiati.

Warga Kasiyan yang memberikan jasa ojek gerobak, Edi, mengungkapkan, ketinggian banjir memang sudah mulai surut. Namun ketinggian banjir masih setinggi 50 sentimeter, sehingga masih banyak kendaraan roda dua yang mogok. Untuk itu, Edi memberikan bantuan jasa ojek gerobak, sembari mencari penghasilan karena selama masih banjir dirinya menganggur.

Banjir di Desa Kasiyan, Kecamatan Sukolilo, kini sudah mulai surut. Pemukiman warga juga sudah banyak yang tidak terendam lagi. Namun, jalan alternatif Pati-Kudus masih terendam sepanjang satu kulometer. (OL-14)

BERITA TERKAIT