24 January 2023, 17:06 WIB

Warga Cianjur Khawatirkan Gempa Susulan


Benny Bastiandy |

GEMPA bermagnitudo 4,3 yang mengguncang Cianjur, Jawa Barat, Selasa (24/1) membuat warga khawatir. Warga masih trauma dengan gempa bermagnitudo 5,6 pada 21 November 2022 yang menimbulkan kerusakan parah dan menelan banyak korban jiwa.

Hingga Selasa (24/1), gempa susulan di Kabupaten Cianjur pascagempa tektonik bermagnitudo 5,6 pada 21 November 2022 terjadi sebanyak 487 kali.

"Hasil pantauan di lapangan, warga memang masih banyak yang khawatir terjadi gempa susulan. Mereka memilih berdiam di luar rumah. Kami imbau untuk sementara pemilik rumah yang masih belum diperbaiki atapnya dan yang sudah ambruk, mengungsi terlebih dahulu," tegas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cianjur, Fatah Rizal, Selasa (24/1).

Berdasarkan data BMKG, gempa tektonik hari ini terjadi sekitar pukul 02.45 WIB. Episenternya berada pada koordinat 6,82 Lintang Selatan dan 107,07 Bujur Timur pads jarak 7 kilometer Barat Laut Kabupaten Cianjur dengan kedalaman 10 kilometer.

Akibat gempa sedikitnya 8 orang mengalami luka. Di Kecamatan Cugenang terdapat 7 orang warga yang terluka. Mereka adalah Siti, 34, warga Kampung/Desa Cijedil RW 004 serta Halimah, 42, dan Dimas, 26, warga Kampung Kedung Girang RT 002/007 Desa Sukamanah. Sedangkan di Desa Sarampad warga yang terluka sedang atas nama Dadang, 35, warga Kampung Jamaras RT 02/08 serta Yadi, 30, warga Kampung Sarampad RW 02 yang mengalami luka berat sehingga harus dirujuk ke rumah sakit.

Di Desa Cibulakan warga yang terluka atas nama M Abdul Rohib, 27, warga Kampung Garogol RT 04/03. Sementara di Desa Padaluyu warga luka ringan atas nama Ahmad, 34, warga Kampung Pabuaran RT 003/004.

Sementara korban luka berat lainnya atas nama Ajid, 7, warga Kampung Bebesaran RT 01/07 Desa Ciputri Kecamatan Pacet. Awalnya korban dibawa ke RSUD Cimacam namun akhirnya dirujuk ke RSUD Cianjur. (OL-15)

BERITA TERKAIT