24 January 2023, 15:20 WIB

Aceh Juara Kasus Campak pada 2022, Dinkes: Harus Imunisasi! 


Nawafil (MGN), Muhardi (SB) |

DINAS Kesehatan Aceh mencatat 3.037 kasus campak menyerang anak di provinsi paling barat Indonesia itu pada 2022. Pemerintah setempat meminta warga melindungi anak melalui pemenuhan imunisasi.

Kasus campak di Aceh meningkat signifikan menjadi 941 kasus yang terkonfirmasi positif campak pada 2022. Dengan angka ini Aceh menjadi daerah yang menyumbang kasus campak terbanyak se-Indonesia.

Baca juga: Arus Balik Imlek, Ribuan Kendaraan Padati Ruas Tol Cipularang

"Kasus campak yang bergejala klinis di Aceh ada 3.037 kasus," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Aceh Iman Murahman di Banda Aceh, Selasa (24/1/2023).

Menurut Iman, tidak semua sampel dikirim ke pusat tapi hanya 941 kasus dan semua itu positif campak. Kasus campak di Aceh tersebar di 23 kabupaten/kota di Aceh, namun kasus terbanyak terjadi di Kabupaten Pidie yang merupakan daerah dengan cakupan imunisasi dasar rendah yaitu hanya 20 hingga 30 persen saja.

"Kasus campak tersebar 23 kabupaten/kota di Aceh. Dan penyumbang tertinggi ada di Pidie dengan 800 kasus, kemudian di Bireun dan yang ketiga Aceh Besar," jelasnya.

Di antara seluruh kabupaten/kota di Aceh yang melaporkan kasus campak, saat ini baru Kabupaten Bireun yang sudah menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) campak. Warga diminta terlibat dalam mengurangi kasus campak di Aceh dengan melaksanakan vaksinasi di sejumlah fasilitas kesehatan pemerintah.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mencatat 231 kasus campak di Aceh pada 2020 dan 79 kasus pada 2021. Kemudian jumlah kasus penyakit tersebut mengalami peningkatan drastis pada tahun selanjutnya. (Mhd/A-3)

BERITA TERKAIT