24 January 2023, 12:33 WIB

4 Warga Cianjur Terluka akibat Gempa Susulan 4,3 M


Benny Bastiandy |

EMPAT orang warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dilaporkan terluka pascagempa bermagnitudo 4,3, Selasa (24/1) dini hari. Satu dari empat korban mengalami luka berat sehingga harus dirujuk ke rumah sakit.

Berdasarkan data BMKG, gempa tektonik terjadi sekitar pukul 02.45 WIB. Episenternya berada pada koordinat 6,82 Lintang Selatan dan 107,07 Bujur Timur pada jarak 7 kilometer Barat Laut Kabupaten Cianjur dengan kedalaman 10 kilometer.

"Ada empat korban luka akibat dampak gempa dini hari tadi (Selasa)," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cianjur Rizal Fatah, Selasa (24/1).

Keempat korban yakni Siti, 34, warga Kampung/Desa Cijedil RW 004 Kecamatan Cugenang; Halimah, 42, warga Kampung Kedung Girang RT 002/007 Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang; Dimas, 26, warga Kampung Kedung Girang RT 002/007 Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang dan Ajid, 7, warga Kampung Bebesaran RT 01/07 Desa Ciputri, Kecamatan Pacet. Tiga orang korban mengalami luka ringan dan 1 orang mengalami luka berat.

"Atas nama Ajid sempat dirujuk ke RS Cimacan, tapi informasi dari rumah sakit dirujuk lagi ke RS Ciawi karena lukanya berat," ungkapnya.

Baca juga: BNPB Imbau Warga Cianjur di Zona Rawan Bencana Bersedia Pindah

Menyangkut kerusakan bangunan yang terdampak, Rizal mengaku sampai saat ini belum menerima laporan. BPBD terus memantau perkembangan di lapangan.

"Belum, belum ada laporannya," tutur mantan Camat Kadupandak ini.

Hingga Selasa (24/1), gempa susulan di Kabupaten Cianjur pascagempa tektonik bermagnitudo 5,6 pada 21 November 2022 terjadi sebanyak 487 kali. Rizal mengimbau masyarakat tetap waspada.

"Terutama warga yang tinggal pada bangunan rumah yang konstruksinya rusak. Kalau sekiranya bisa menimbulkan kerusakan baru, lebih baik berpindah sementara ke tenda-tenda pengungsian," pungkasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT