23 January 2023, 16:04 WIB

Flu Babi Afrika Merebak, Pemkab Kupang Ambil Langkah Antisipatif


Palce |

SEDIKITNYA 75 ternak babi milik warga di enam kecamatan di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur mati akibat serangan Flu Babi Afrika (African Swine Fever).

"Serangan flu babi ini sejak awal Januari tapi kami menerima laporan mulai 13 Januari, sampai sekarang sudah 75 babi mati," kata Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Kupang, Alexander Mate kepada Media Indonesia, Senin (23/1).

Puluhan babi mati itu tersebar di Kecamatan Kupang Tengah 32 ekor, Kupang Timur 24 ekor, Takari 5 ekor, Amarasi Barat 4 ekor, Kupang Barat n3 ekor, Nekamese 6 ekor, dan Semau 1 ekor. Sampai kini, Dinas Peternakan mencatat enam babi dalam kondisi sakit yakni empat ekor di Kupang dan dua ekor di Kupang Timur.

Menurutnya, pihaknya telah menerjunkan petugas ke seluruh peternak untuk membagikan disinfektan untuk disemprot di kandang. Petugas juga mengambil sampel dan menyuntik vitamin kepada babi yang sakit maupun yang tidak sakit. "Kegiatan ini tidak hanya dilakukan pada ternak yang sakit dan mati, tetapi juga ternak yang tidak sakit," katanya.

Dia berharap penyuntikan vitamin pada ternak dapat memutus rantai kematian mendadak akibat virus ASF. Peternak juga diimbau melakukan pencegahan kebersihan kandang. "Tidak ada pengiriman ternak dari luar daerah, virus ini muncul dari dalam daerah," ujarnya. (OL-15)\

 

BERITA TERKAIT