09 December 2022, 16:29 WIB

Tiga Anak Polisi Korban Bom Bunuh Diri Diberi Beasiswa


Roni Halim (MGN), Narendra Wisnu Karisma (SB) |

KEPOLISIAN Republik Indonesia memberikan penghargaan khusus kepada keluarga anggotanya yang menjadi korban meninggal dunia dalam aksi bom bunuh diri. Polisi memberikan beasiswa kepada tiga anak Aiptu Anumerta Sofyan.

Perhatian khusus berupa beasiswa ini menyesuaikan pendidikan yang ditempuh anak-anak Aiptu Anumerta Sofyan. Keluarga korban juga dilaporkan mendapat santunan yang terdiri dari santunan risiko kematian khusus gugur dan tabungan asuransi sebesar Rp544 juta. 

Baca juga: NasDem: Rakyat Tolikara Solid Dukung Anies Jadi Presiden 

Santunan telah diterima langsung oleh istri Aiptu Anumerta Sofyan, Siti Sarah.

"Diharapkan ini bisa membantu dan memberikan tambahan semangat kepada keluarga yang ditinggalkan," terang Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Ibrahim Tompo di Bandung, Jumat (9/112/2022).

Sebelum meninggal dunia, Aiptu Anumerta Sofyan sempat mengadang Agus Sujatno, sang pelaku bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar, Bandung, Rabu (7/12/2022). Aksi heroiknya tersebut membuatnya meregang nyawa akibat terkena ledakan.

Sofyan kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Immanuel dalam kondisi luka serius akibat terkena serpihan bom. Namun, nyawanya tidak terselamatkan. Anggota Bhabinkamtibmas itu mengembuskan nafas terakhir sekitar Pukul 10.00 WIB.

Baca juga: Pengungsi Gempa Cianjur Tagih Janji Bantuan Pemerintah

Sebelumnya, Sofyan yang berpangkat aipda ini telah mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa setingkat lebih tinggi menjadi Aiptu Anumerta. Korban dinyatakan gugur saat menjalankan tugas. (Ren/A-3)

BERITA TERKAIT