06 December 2022, 20:58 WIB

BBM Solar Subsidi Sulit Didapat di SPBU Bali Dipicu Kuota Menipis


Arnoldus Dhae |

BBM subsidi jenis solar di Bali sulit didapat. Hampir seluruh SPBU di Bali terlihat antrean mengular untuk membeli solar. Beberapa sopir angkot dan travel saat dikonfirmasi membenarkan terjadi kelangkaan BBM di Bali.

"Kami tadi bergerak dari Gilimanuk menuju Denpasar. Dan kami melihat seluruh SPBU di sepanjang jalur Gilimanuk-Denpasar terjadi antrian yang sangat panjang," kata Ketut Wiryatama, salah satu sopir travel saat dikonfirmasi, Selasa (6/12/2022).

Ia menjelaskan bahwa, antrian di SPBU di sepanjang jalur Gilimanuk-Denpasar menyebabkan kemacetan yang panjang. Apalagi antrian tersebut sampai menggunakan jalur jalan raya yang padat arus lalulintas. Pantauan mediaindonesia.com di beberapa SPBU di Kota Denpasar juga menunjukkan hal yang sama. Hampir terjadi antrian panjang di semua SPBU.

Saat dikonfirmasi, Cholishon Liwajhillah selaku Pjs. Area Manager Commrel & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus mengatakan, antrian solar di beberapa SPBU di wilayah Bali, dikarenakan kuota solar di SPBU  daerah tersebut sudah habis karena aturan pembatasan kuota solar dari regulator.

"Pertamina menyalurkan solar subsidi telah sesuai dengan aturan kuota yang ditetapkan oleh regulator yang dalam hal ini BPH Migas, karena peruntukan solar subsidi berdasarkan Peraturan Presiden No .191 Tahun 2014 telah menetapkan konsumen yang  berhak menggunakan solar subsidi," ujarnya.

Itulah sebabnya dimana mana terjadi antri yang panjang. Pertamina terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait dan kepolisian serta SPBU agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal dan melakukan  tindakan yang diperlukan untuk memaksimalkan penyaluran ke konsumen lebih selektif dengan cara melakukan upaya  pengalihan kuota antar Kota/Kabupaten di Provinsi Bali agar distribusi solar subsidi  merata.

"Terkait laporan kekurangan kuota solar subsidi ini, khususnya di  wilayah Bali yang mengalami kekurangan,  pihak Pertamina juga sudah membuat laporan kepada pihak regulator  dan masih menunggu arahan lebih lanjut terkait hal tersebut," ujarnya. (OL-13)

Baca Juga: Penimbun BBM Solar Bersubsidi di Indramayu Digerebek

 

BERITA TERKAIT