01 December 2022, 16:05 WIB

Meriah! Untuk Pertama Kalinya Wisuda Poltekpar NHI Ditutup dengan Flashmob


Media Indonesia |

POLITEKNIK Pariwisata NHI Bandung menggelar wisuda bagi 717 lulusan. Namun, suasana berbeda terlihat pada Sidang Senat Terbuka Wisuda yang dilaksanakan pada Sabtu (26/11) lalu itu.

Acara yang digelar di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ini menampilkan Flashmob Maumere yang diikuti seluruh peserta wisuda.

Andar Danova L Goeltom, Direktur Politeknik Pariwisata NHI Bandung pun tidak bisa menyembunyikan senyum dan rasa bahagianya sepanjang Sidang Senat berlangsung.

"Flashmob ini menjadi sebuah gebrakan baru yang dibuat NHI demi menyajikan wisuda yang berbeda dari yang sebelumnya. Ini untuk yang pertama kalinya dilaksanakan," ungkapnya.

Biasanya, lanjut dia, wisuda selalu diwarnai dengan prosesi acara sakral, foto bersama, kemudian penutupan. Setelah itu, tidak ada sesuatu yang dikenang para wisudawan khususnya.

"Setelah wisuda, mereka akan melanjutkan berkarya di tempat lain. Baik itu di dalam maupun di luar negeri. Karena itu, hari ini, kami ingin memberikan kenangan yang berkesan untuk seluruh peserta dan orangtua yang hadir,” tuturnya.

Flashmob ini dilaksanakan hasil kolaborasi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tari Poltekpar NHI Bandung. Hasilnya, acara itu berhasil membuat kejutan bagi pengunjung yang hadir saat itu.

Salah satu wisudawan, Rio, mengungkapkan bahwa ia cukup terkejut dengan flahmob ini karena sebelumnya tidak ada di rundown dan tidak ada pada saat dilaksanakan gladi.

Lulusan Jurusan Perhotelan ini menyambut baik pelaksanaan Flashmob Maumere. Dia pun ikut menari. Bahkan saking semangatnya mengikuti tarian, Rio sampai memindahkan kursi agar bisa leluasa menari.

Senada dengan Rio, Dessy Natasya, lulusan Jurusan Perjalanan, menunjukan antusiasmenya terhadap pelaksanaan Flashmob Maumere perdana ini. Baginya ini menambah kesan di pelaksanaan wisudanya dan sama sekali tidak mengurangi kesakralan seremoni wisuda.

 “Aku terkesan dengan apa yang sudah direncanakan oleh panitia, menambah meriah acara dan semua aku lihat ikut aktif mengikuti gerakan termasuk orangtua yang hadir, pokoknya acara kemarin pecah! Apalagi untuk pertama kalinya ini dilaksanakan,” jelas Dessy.

Dessy menambahkan, meskipun tidak ada di susunan acara dan tidak ada informasi pada saat gladi, gerakan Flashmob cukup mudah diikuti meskipun dengan ruang seadanya. "Saat itu, saya pakai kebaya," kenangnya dengan senyum gembira.

Gerakannya, lanjut dia, asik dan mudah diikuti. "Meskipun saat itu aku pake hak tinggi dan kebaya, tapi aku sama temen-temen asyik aja, karena memang tergerak untuk memeriahkan,” tutupnya sambil tertawa lepas. (N-2)

BERITA TERKAIT