29 November 2022, 18:58 WIB

PPLIPI dan Women's Pro Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur


mediaindonesia.com |

PERHIMPUNAN Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) bersama Women's Pro telah menyalurkan bantuan untuk korban gempa di Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (26/11).  

Ketua Umum PPLIPI Indah Suryadharma Ali mengatakan, pemberian bantuan terhadap korban gempa berupa sejumlah keperluan penting yang bisa digunakan para korban terdampak gempa, merupakan bentuk kepedulian PPLIPI.

"Kami mengirim bantuan berupa obat-obatkan, beras, snack, mie instan, roti, selimut, tenda, alat perlengkapan mandi, pampers,  minyak goreng, sembako hingga makanan bayi," kata Indah melalui sambungan telepon di Jakarta, Selasa (29/1)

Untuk seluruh bantuan, Wakil Ketua Umum Bidang Sosial PPLIPI Julia Chairani sebagai kordinator giat bakti sosial ini mengatakan barang-barang bantuan diangkut dengan dua unit mobil boks.

Sebagian bantuan lainnya dititipkan di mobil panitia yang ikut terjun ke lapangan.

Baca juga: Sedikitnya 202 Pengungsi Gempa Cianjur Terserang ISPA

"Tapi untuk keperluan khusus perempuan dan Anak,  PPLIPI sebagai anggota Prosapena - Profesional Sahabat Perempuan dan Anak- Kementerian PPPA, kami salurkan melalui Dinas PPPA setempat, agar lebih tepat sasaran," jelas Indah.

Indah menyadari bantuan yang datang untuk korban gempa Cianjur datang dari berbagai lapisan masyarakat, baik melalui organisasi atau institusi pemerintah. Banyaknya bantuan yang datang juga membuat arus lalu lintas padat.

"Kami menemui kesulitan dalam mendistribusikan bantuan karena ada kendala di perjalanan. Semua jalur menuju lokasi korban gempa padat, karena banyaknya angkutan yang memuat logistik dan kebutuhan lainnya untuk para korban gempa," Indah menerangkan.

Alhamdulillah panitia berinisiatif  mempercepat pengiriman bantuan dengan kendaraan roda dua.

"Saya sangat mengapresiasi cepat tanggap panitia dalam mengatasi permasalahan di lapangan dengan memutuskan untuk mengangkut semua bantuan dengan sepeda motor," katanya.  

"Sehingga bantuan bisa segera sampai dan dimanfaatkan  para korban. Terutama korban yang terpaksa tinggal di tenda- tenda, dan korban yang mengalami luka- luka,"  tutur Indah. (RO/OL-09) 

BERITA TERKAIT