28 November 2022, 01:27 WIB

Somatua Training Centre di Timika Dorong Pengembangan SDM di Papua


Thomas Harming Suwarta |

WAKIL Presiden Maruf Amin dijadwalkan hadir pada peresmian Somatua Training Centre di Timik, Papua, Rabu, 30 November 2022. Kehadiran Wakil Presiden dalam acara ini memberi pesan kuat terkait dorongan percepatan pembangunan di tanah Papua. Diketahui Wakil Presiden KH Ma'aruf Amin merupakan Ketua Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus (Otsus) Papua.

Direktur Somatua Training Center Maximus Tipagau memastikan hal tersebut saat memberikan keterangan kepada wartawan, Minggu (27/11). "Ya sekarang kami sedang lakukan persiapan karena Bapa Wapres dipastikan hadir saat peresmian bersamaan dengan beberapa agenda beliau di Kabupaten Mimika," ungkap Maximus.

Dijelaskan dia, Somatua Training Centre yang sebenarnya sudah hadir sejak 2008 di Kabupaten Mimika selaras dengan rencana percepatan pembangunan oleh Pemerintah Pusat. 

"Tempat ini tentunya akan menjadi salah satu pusat pelatihan yang bermutu, sesuai dengan standar kompetensi baik untuk pelatihan soft skill maupun hard skill bagi masyarakat Papua," ucapnya.

Didirikan oleh Maximus sendiri, Somatua Training Centre diharapkan menjadi tempat bagi masyarakat Papua, terutama Tujuh Suku yang ada di Mimika untuk meningkatkan keahlian, kompetensi dan produktivitas yang berkualitas dan mandiri agar memiliki peluang besar untuk bekerja dan bisa menekan laju angka pengangguran. 

"Karena ketika kita bicara percepatan pembangunan maka mau tidak mau kita bicara soal pembangunan SDMnya," jelas Maximus.

Baca juga : Lokananta Dibenahi Jadi Hub Kreatif dan Komersil

Selain Wakil Presiden Republik Indonesia, turut hadir dalam acara persemian ini adalah Pj Gubernur Provinsi Papua Tengah Ribka Haluk, (Plt) Bupati Mimika Johannes Rettob, Ketua DPRD Mimika, dan Muspida lainnya.

Somatua Training Center, lanjut Maximus. akan berkontribusi aktif dalam melaksanakan program-program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan berbagai pihak, seperti; Pemerintah Daerah melalui program BLK, BUMD dan juga Perusahaan Swasta untuk pengembangan keterampilan dasar bagi karyawan hingga Sertifikasi Keahlian dalam bidang-bidang tertentu yang dibutuhkan.

"Kami juga akan fokus pada pengembangan keterampilan dan keahlian bagi masyarakat umum dalam bidang UMKM, mulai dari konsultasi bersama masyarakat hingga pemasaran produk-produk unggulan secara mandiri," jelasnya.

Maximus punya komitmen kuat untuk mengerahkan semua sumber daya yang dibutuhkan untuk juga berkolaborasi.

"Bisa dengan Pemerintah Daerah baik di tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota dan Distrik untuk menjadi mitra bagi pengembangan dan kemajuan bersama masyarakat asli Papua," pungkas Maximus. (OL-7)

BERITA TERKAIT