27 November 2022, 22:22 WIB

Masyarakat DIY Diminta Waspadai Ancaman Bencana Hidrometeorologi hingga Maret 2023


Ardi T Hardi |

KEPALA Stasiun Klimatologi DIY Reni Kraningtyas mengingatkan, masyarakat agar tetap waspada terhadap ancaman bencana karena masih tingginya curah hujan. Di sisi lain, musim hujan kali ini lebih basah karena ada La Nina.

"La nina ini berdampak pada penambahan intenitas curah hujan di DIY khususnya. Selain mendapatkan pasokan uap dari benua Asia, kita juga mendapatkan pasokan uap air dari pasifik," terang dia dalam diskusi wartawan di Gedung DPRD DIY, kemarin. La Nina saat ini berada pada status sedang dan diperkirakan akan berlanjut sampai Maret 2023.

Ancaman bencana yang perlu diwaspadai adalah banjir, angin kencang yang disertai petir, dan tanah longsor. Di laut, para nelayan dan wisatawan yang berkunjung ke pantai diminta mewaspadai gelombang tinggi.

"Abrasi bisa terjadi di sepanjang pantai di DIY (akibat gelombang tinggi)," papar dia.

Ia menyebut, la nina ini akan menambah intensitas curah hujan yang lebih dari pada biasanya, cuaca ekstrem.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto menegaskan, pihaknya berkomitmen memberikan dukungan kepada Pemda DIY dan stakeholder yang ada dalam melakukan berbagai kegiatan penanggulangan bencana. "Kita terus mendorong kerja sama dengan berbagai pihak dalam rangka pelibatan penanggulangan bencana," tutup dia. (OL-13)

Baca Juga: BMKG Imbau Warga Sulut Waspadai Cuaca Ekstrem

BERITA TERKAIT