25 November 2022, 19:50 WIB

Syahrul Yasin Limpo Dorong Mahasiswa Perkuat Pertanian Indonesia


Denny Susanto |

MENTERI Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengajak mahasiswa untuk ikut berperan memperkuat sektor pertanian Indonesia dalam menghadapi ancaman krisis global. Pertanian merupakan sektor paling siap dalam memperkuat ekonomi bangsa dibandingkan sektor lainnya.

"Saya selalu bilang pertanian itu adalah kehidupan kita, pertanian itu di depan mata. Modal yang paling siap dalam memperbaiki bangsa dan negara adalah sektor pertanian. Apalagi tanah di Kalimantan Selatan sangat subur," ujarnya saat menyampaikan kuliah umum di Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Jumat (25/11).

Menurut dia mahasiswa adalah aset bangsa sekaligus agen perubahan yang berada di garda terdepan dalam mengembangkan sektor pertanian Indonesia. Terlebih, sektor pertanian selama tiga tahun ini sudah memiliki modal yang cukup bagus karena mampu menjadi penopang ekonomi disaat pandemi.

Karena itu, lanjutnya, pertanian menjadi sangat penting khususnya bagi anak milenial dan mahasiswa. "Kenapa demikian? karena selama 2 tahun ini yang membantali ekonomi Indonesia adalah pertanian, disaat covid, ekonomi dunia melemah termasuk Indonesia dan yang lain merah, ternyata yang tumbuh positif juga hanya sektor pertanian."

Pembangunan SDM dan pelatihan petani milenial adalah tugas bersama termasuk tugas para pendidik dan juga para rektor di seluruh Indonesia. Pertanian harus dimulai dari agenda intelektual dan konsep yang jelas untuk meningkatkan produktivitas.

IKN Nusantara


Pada kesempatan itu, Rektor ULM, Prof Ahmad Alim Bachri mengatakan pertanian di Kalimantan sangatlah penting karena nantinya dapat menunjang ekonomi di kawasan Ibu Kota Negara Nusantara.

"Kami sampaikan terima kasih. Kami punya harapan besar bahwa beberapa pengembangan dan aset yang dimiliki ULM dapat digarap maksimal. Sejauh ini kami memiliki lahan hutan pendidikan dengan luas 1.627 hektare yang bisa dikembangkan bersama. Apalagi IKN Nusantara ada di tengah-tengah kita," katanya.

Dikatakan Bachri, ULM setiap tahun menerima 8.000-an mahasiswa baru dari seluruh penjuru daerah. Mereka harapan bagi bangsa di masa depan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalsel Faturahman menambahkan Kalsel memiliki berbagai tipe lahan pertanian potensial yang jika ikembangkan akan mampu menjadi penyangga utama pangan nasional. Salah satunya lahan basah atau lahan rawa. (N-2)

BERITA TERKAIT