25 November 2022, 17:13 WIB

AGP Dukung TNI, Polri, dan BNPB Tangani Korban Gempa Cianjur


mediaindonesia.com |

ARTHA Graha Peduli (AGP) terjun langsung dan mendukung penanganan korban gempa di  Cianjur, Jawa Barat. Beberapa jam setelah terjadi gempa berkekuatan M5,6 pada Senin (21/11/2022) Relawan AGP telah tiba di lokasi kejadian bencana. 

"Puluhan relawan AGP disebar untuk membantu Kodim 0608 Cianjur, Polres Cianjur dan BNPB dalam menyalurkan dan mendistribusikan bantuan logistik dapur umum kepada warga korban bencana di sekitar tenda pengungsian serta membantu evakuasi korban longsor di beberapa titik lokasi," jelas Relawan AGP Pupu Fauzi, Jumat (25/11) di Cianjur.

"Walaupun belum sempurna namun relawan AGP sudah mendapatkan pelatihan dalam menangani kejadian darurat bencana alam dan pernah beberapa kali terjun langsung dalam kebencanaan," kata Pupu.

"Kami juga ikut membantu BNPB dalam men-set up dan mendirikan tenda RUMKITLAP di RSUD Sayang yang dapat menampung maksimal 50 orang," jelasnya.

Baca juga: Hingga Siang Ini, 5 Jenazah Dievakuasi dari Longsoran Cugenang

"Selain itu kami bersama pengungsi mengali parit di sekitar tenda agar tidak ada air tergenang. Sementara di tenda pengungsi, relawan AGP yang memiliki kemampuan dalam bidang kesehatan membantu merawat pengungsi yang membutuhkan," lanjut Pupu.  

Pupu menyatakan selama berada di Cianjur Relawan AGP bekerja sama dengan pihak Kodim dan Polres Cianjur juga membantu penyaluran paket bantuan yang bersumber dari berbagai elemen masyarakat ke berbagai titik lokasi yang terdampak bencana gempa,

"Kami menyerahkan langsung paket sembako seperti beras, mie, minyak, gula, alat memasak seperti kompor dan gas, terpal, dan lainnya," katanya.

Sampai hari ini Relawan Artha Graha Peduli masih terus membantu semampu yang mereka bisa diberbagai lokasi disekitar titik bencana Cianjur.

Sebagaimana diketahui, pusat gempa menurut data Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Cianjur terjadi pukul 13.21 WIB. Tiitik koordinat gempa pada 6.84 Lintang Selatan-107.05 Bujur Timur dan tidak berpotensi tsunami.

BMKG menegaskan gempa ini merupakan gempa tektonik yang dipicu oleh gerak sesar Cimandiri. Hingga Kamis (24/11) warga yang terdampak gempa yakni 272 jiwa. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT