25 November 2022, 13:23 WIB

Asrama Mahasiswa Nusantara Upaya Wujudkan Nilai Kebangsaan Generasi Muda


Mediaindonesia.com |

ASRAMA Mahasiswa Nusantara (AMN) yang berada di Surabaya, Jawa Timur saat ini sudah ditempati 410 mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah yang berkuliah di perguruan tinggi yang ada di Surabaya dan sekitarnya.

Pembangunan AMN merupakan program bersama bangsa yang diinisiasi oleh Badan Intelijen Negara (BIN) dengan melibatkan berbagai kementerian, lembaga dan pemerintah provinsi setempat. Adapun pembangunan dilaksanakan oleh Kementerian PUPR.

Terkait sarana dan prasarana AMN, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono merasa puas dengan pembangunan AMN yang menurutnya memiliki kualitas bangunan dan lanskap yang baik.
 
"Kualitas bangunan dan lansekap cukup memuaskan," tulis Basuki dikutip dari laman Kementerian PUPR.

Adapun Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur Ditjen Cipta Karya, M Reva Sastrodiningrat mengatakan, AMN yang dikerjakan mulai September 2021 telah rampung pada Mei 2022.

Reva menjelaskan, AMN Surabaya terdiri dari dua blok bangunan setinggi lima lantai dengan selasar penghubung di antara bangunan. Blok satu untuk asrama perempuan, sementara yang lainnya laki-laki.
 
"Bangunan asrama terdiri dari 2 tower setinggi 5 lantai dengan jumlah unit 188 kamar untuk menampung 528 mahasiswa. Fasilitas pendukung pengembangan kompetensi mahasiswa juga ada seperti perpustakaan, ruang belajar bersama, ruang seni, laboratorium, lapangan olahraga, ruang pembinaan entrepreneurship," jelas Reva.
 
Direktur Bina Penataan Bangunan, Boby Ali Azhari menambahkan, AMN Surabaya juga dilengkapi fasilitas untuk pengembangan kompetensi mahasiswa.

AMN merupakan upaya BIN untuk meningkatkan nasionalisme sekaligus memperkuat rasa toleransi antar suku, agama dan ras. Nasionalisme dan toleransi di kalangan generasi muda yang memang harus ditanamkan sejak dini dari lingkungan terkecil, yaitu dalam keluarga dan dunia pendidikan. 

Nantinya, AMN akan dihibahkan dan dikelola oleh BIN dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). (OL-8)
 

BERITA TERKAIT