25 November 2022, 11:53 WIB

Guru dan Murid di Tanjung Bunga Doakan Korban Gempa Cianjur


Fransiskus Gerardus |

GURU dan murid dari jenjang SD hingga SMA di pelosok Kecamatan Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, menggelar doa bersama untuk korban bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur.

Doa bersama yang dilakukan pada Kamis (24/11) itu juga sebagai rangkaian peringatan Hari Guru Nasional dan HUT ke-77 PGRI. Kegiatan dilaksanakan dalam waktu yang berbeda. Pada siang hari, para murid didampingi beberapa guru menyalakan lilin di Tempat Pemakaman Umum Katolik yang terletak di Desa Ratulodong. Hal ini sebagai bentuk penghormatan kepada para guru yang telah meninggal.

Begitu pula pada malam hari, para putra putri terbaik Kabupaten Flores Timur yang mendedikasikan diri sebagai guru juga mendatangi lokasi, menyalakan lilin serta berdoa bagi sesama rekan seprofesi yang telah meninggal. Tak hanya itu, mereka juga secara khusus berdoa bagi korban terdampak Gempa di Cianjur, Jawa Barat.

Baca juga: Korban Gempa Cianjur Ikuti Trauma Healing di Posko Bantuan BIN

Ketua Cabang PGRI Tanjung Bunga Yohanes Milan Liwun mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan empati dari para guru kepada korban yang telah meninggal akibat gempa di Cianjur.

"Aksi seribu lilin tersebut dilaksanakan pada sore hari di pemakaman umum Katolik, sebagai bentuk penghormatan kepada para guru yang telah meninggal dunia, juga kepada korban bencana gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat," ucap Yohane Milan.

Para guru di Tanjung Bunga pun mendoakan para korban bencana gempa bumi di Cianjur Jawa Barat yang meninggal agar diberi tempat layak serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan.(OL-5)

BERITA TERKAIT