23 November 2022, 17:52 WIB

Jalur Cianjur-Puncak Diberlakukan Sistem Buka Tutup


Benny Bastiandy/Budi Kansil |

JALUR Cianjur-Puncak atau di Desa Cibeureum Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, diberlakukan sistem buka tutup. Langkah itu dilakukan karena agar proses pembersihan material tanah longsor dan pencarian korban berjalan dengan lancar.

Kapolres Cianjur Ajun Komisaris Besar Doni Hermawan mengatakan butuh ruang bagi tim melakukan sterilisasi material tanah longsor sekaligus pencarian korban di depan Rumah Makan Sate Shinta. Sehingga dibutuhkan sistem buka tutup agar tidak mengganggu prosesnya.

"Itu sedang dikerjakan karena dari PUPR juga memerlukan ruang untuk evakuasi pembersihan jalan selain pencarian korban," kata Doni kepada wartawan di Pendopo Cianjur, Rabu (23/11).

Karena itu, lanjut Doni, diprioritaskan sistem buka-tutup yang tidak bisa seluruhnya berlaku bagi masyarakat umum. Tapi sifatnya situasional. "Bagi kendaraan yang memang mengirimkan distribusi bahan pokok, BBM, dan sebagainya, maka boleh jadi prioritas sehingga tak terhambat," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Teknik Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur, Syamsul Hadi, mengaku kendaraannya diputar balik saat akan menuju ke Cianjur dari arah Cipanas. Saat itu ia hendak mengecek perbaikan pipa air yang rusak hingga menyebabkan sebagian daerah di Kecamatan Cianjur dan Karangtengah tersendat. "Pas di Cibeureum kendaraan diputar balik karena jalur ditutup," kata Syamsul. (OL-15)

BERITA TERKAIT