23 November 2022, 16:59 WIB

Gempa Ganggu Pasokan Air Bersih Di Cianjur


Benny Bastiandy |

SEJUMLAH wilayah di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengalami krisis air bersih pascagempa bermagnitudo 5,6. Pasalnya, pasokan air yang dikelola Perumdam Tirta Mukti mengalami hambatan akibat sumber mata air di Desa Cirumput Kecamatan Cugenang ikut terdampak gempa.

Dewan Pengawas Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur, Deden Abdul Aziz, menyebutkan pascagempa, pipa utama dari sumber air terjadi pergeseran yang berdampak terhambatnya distribusi air bersih kepada masyarakat. Terutama pasokan air untuk wilayah Kecamatan Cianjur dan Karangtengah karena jalur utamanya dari sumber mata air Cirumput.

"Sampai hari ini (Rabu) pasokan air bersih belum berjalan normal karena dampak gempa," kata Deden, Rabu (23/11).

Untuk mengantisipasi terjadinya krisis air bersih, sebut Deden, Perumdam Tirta Mukti mengerahkan tangki. Langkah itu untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat. "Karena armada (tangki) cukup terbatas, jadi pasokan air bersih ke masyarakat disesuaikan kebutuhan," terangnya.

Pendistribusian air bersih pun dilakukan bergiliran. Pendistribusian pun harus memerhatikan akses jalan karena tak sedikit yang sulit dijangkau. "Kita juga banyak dibantu armada tangki air dari daerah terdekat, seperti dari Sukabumi juga ada. Mudah-mudahan bisa mencukupi dan membantu masyarakat," ucapnya.

Deden belum bisa memprediksi waktu penyelesaian perbaikannya. Namun Perumdam Tirta Mukti masih terus berupaya mempercepat perbaikannya. "Sulit diprediksi. Tapi diupayakan sepekan inj bisa segera diselesaikan. Petugas di lapangan masih berupaya menyelesaikannya," pungkas Deden. (OL-15)

BERITA TERKAIT