22 November 2022, 15:41 WIB

Gempa Cianjur, Pemerintah Intensifkan Pencarian Korban di Reruntuhan Bangunan


M. Iqbal Al Machmudi |

UPAYA pencarian korban gempa berskala 5,6 SR yang mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, masih terus berlanjut. Fokus pemerintah saat ini ialah mencari korban yang tertimbun runtuhan bangunan.

"Kita prioritaskan menggali timbunan-timbunan, yang diperkirakan ada korban hidup. Kita targetkan hari ini selesai. Mudah-mudahan masih bisa diselamatkan," ujar Menko PMK Muhadjir Effendy saat meninjau lokasi bencana, Selasa (22/11).

Pemerintah dikatakannya segera melakukan pendataan rumah yang terdampak rusak ringan, berat, hingga fatal, untuk kemudian dilakukan tahap rehabilitasi.

Baca juga: BPBD: 681 Rumah di Kabupaten Sukabumi Rusak Imbas Gempa Cianjur

"Nanti dibantu buat rumah tahan gempa. Kerusakan berat akan dibantu penanganannya oleh BNPB dan Kementerian PUPR. Lalu, akan diklasifikasi supaya mudah ditangani," imbuh Muhadjir.

Fasilitas umum, seperti akses jalan nasional dan jalan provinsi yang terputus karena tertimbun longsoran akibat gempa, juga ditargetkan selesai pada hari ini. Pemerintah berharap akses menuju lokasi bencana tidak lumpuh total. 

Kemudian, dilakukan pembangunan sementara pada jembatan yang putus akibat gempa. Adapun perbaikan sejumlah masjid, sekolah, hingga madrasah akan dibantu penanganan oleh kementerian terkait, seperti Kementerian PUPR dan Kementerian Agama.

Baca juga: Pemprov Sumbar Akan Kirim Rendang Bagi Penyintas Gempa Cianjur

Untuk antisipasi penanganan korban, Menko PMK pun melakukan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan. Dalam hal ini, membantu tenaga kesehatan menuju posko bencana, agar bisa menangani korban cedera parah dan penanganan penyakit di posko pengungsian.

BNPB telah menyuplai logistik dan kebutuhan dasar bagi korban gempa dan membangun pokso utama di Kantor Bupati Cianjur. Pemprov Jawa Barat mengalokasikan Dana Siap Pakai (DSP) sebesar Rp20 miliar dan Pemkab Cianjur mengalokasikan Rp5 miliar.(OL-11)

BERITA TERKAIT