21 November 2022, 19:16 WIB

Tim Jaksa Pengacara Negara Kejati Banten Sukses Pulihkan Keuangan Bank Banten Lewat Bantuan Hukum Non Litigasi


Mediaindonesia.com |

TIM Jaksa Pengacara Negara Kejaksaan Tinggi Banten berhasil memulihkan keuangan Bank Banten melalui fungsi Bantuan Hukum Non Litigasi kepada Bank Banten berdasarkan Surat Kuasa Khusus (SKK). 

Tim Jaksa Pengacara Negara sejak menerima SKK bekerja keras dan cepat melakukan negosiasi terhadap 1 debitur Kredit Macet sebesar Rp19 miliar. Keberhasilan negosiasi itu telah mendorong Debitur Kredit Macet untuk melakukan pembayaran pelunasan dalam 3 tahap, yaitu pada 13 Oktober sebesar Rp5 Miliar, pada 11 November sebesar Rp5 Miliar, dan pada 18 November sebesar Rp9 Miliar.

"Dengan telah dibayarkannya sebesar Rp19 miliar, maka Kredit Macet pada Bank Banten dinyatakan telah lunas, dan pihak Bank Banten telah mengembalikan Sertifikat Jaminan Kredit Hak Tanggungan kepada Debitur," ujar Aluwi, Asisten Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejati Banten. 

Aluwi menambahkan, sampai saat ini, Tim Jaksa Pengacara Negara Kejaksaan Tinggi Banten telah berhasil menyelamatkan Keuangan Bank Banten sejumlah Rp34.501.257.584.

Baca juga : Kemenkes dan Pemda Banten Tetapkan RS Premier Bintaro Sebagai Medical Tourism

Kepala Kejaksaan Tinggi Banten Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengapresiasi kinerja Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Tinggi Banten atas upaya pemulihan keuangan Bank Banten yang sejak 2018 tidak terpulihkan oleh Bank Banten. 

Leonard juga mengucapkan terima kasih kepada Debitur tersebut atas itikad baiknya sehingga melunasi kewajibannya kepada Bank Banten sebesar Rp19 miliar.

Leonard mengharapkan agar para Debitur Kredit Macet lainnya untuk dapat segera melunasi kewajibannya.

"Kepada pihak Bank Banten diharapkan semakin optismistis dan optimal guna melakukan upaya-upaya pemulihan kredit macet serta terus memperbaiki dan menyempurnakan sistem tata kelola Bank Banten untuk semakin baik dan dapat dipercaya masyarakat yang pada akhirnya menjadi Bank Banten yang dapat diandalkan oleh masyarakat Banten serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional," pungkas Leonard. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT