03 November 2022, 15:34 WIB

Dipulangkan, Remaja Korban Kanjuruhan Masih Butuh Penanganan Intensif


Heri Susetyo |

VICKY Hermansyah, 20, setelah dipulangkan ke rumahnya di Desa Kesambi, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, masih membutuhkan penanganan intensif.

Meski kondisinya membaik, Vicky masih mengalami trauma. Dia masih terlihat ketakutan saat melihat keramaian. Selain itu, dia masih belum bisa duduk. Aktivitas makan dan minum pun masih harus disuapi.
 
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati mengatakan, selain penyembuhan fisik, Vicky sangat membutuhkan penyembuhan luka psikis. Dua hal tersebut harus dilakukan atau berjalan bersama dan Pemkab Sidoarjo akan memberikan yang terbaik untuk kesembuhannya.

"Pemkab Sidoarjo akan mengkaver biaya penyembuham Vicky," kata Fenny di Sidoarjo, Kamis (3/11).


Baca juga: Warga Malang Tewas akibat Tertimbun Longsor Selama 3 Hari

 
Sementara Kapolresta Sidoarjo Kombes Kusumo Wahyu Bintoro juga mengunjungi Vicky Hermansyah pada hari ini. Kusumo mengatakan pihaknya akan mengerahkan tim kesehatan Polri untuk percepatan pemulihan Vicky.

"Selain dipantau oleh tim medis Pemkab Sidoarjo, kami juga melibatkan tim medis (Polri) yang nanti akan ikut memantau kesehatan Vicky. Harapan kami tentu saja agar yang bersangkutan cepat kembali pulih," kata Kusumo.
 
Seperti diberitakan, Vicky merupakan salah satu korban luka akibat insiden kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, seusai laga Liga 1 antara Arema FC dan Persebaya Surabaya pada 1 Oktober 2022 lalu. Insiden itu mengakibatkan 135 orang meninggal dunia dan ratusan lainnya luka-luka.

Vicky yang mengalami luka dirawat di RSUD Kanjuruhan Malang selama satu bulan dan mengalami dua kali masa kritis. Pada hari ini, Vicky sudah diizinkan pulang untuk selanjutnya dirawat di rumah. (OL-16)

 

BERITA TERKAIT