21 October 2022, 21:07 WIB

Polda Sumut Tegaskan Hanya Kepemilikan Aset Apin BK yang Disita


mediaindonesia.com |

KEPALA Bidang Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Hadi Wahyudi membantah informasi aset Apin BK, tersangka kasus perjudian ada yang milik dua pejabat Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Diketahui, penyidik menyita aset Apin BK senilai Rp151 Miliar. "Semua aset yang disita milik Apin BK," tegas Kombes Hadi saat dihubung wartawan di Jakarta, Jumat, (21/10).

Meski begitu, Hadi mengemukakan pihaknya akan terus mendalami dugaan jaringan atau kelompok yang terlibat dengan Apin BK. Hal itu lantaran proses penyidikan masih berjalan.  “Proses penyidikan masih berjalan, semua aset yang disita milik Apin BK,” tandasnya.

Sebelumnya, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara telah menyita 26 aset milik bos judi online, Apin BK dengan total mencapai Rp151,995 miliar. Aset yang disita ini diduga hasil dari pengelolaan judi yang dijalani Apin BK.

“Dari 26 aset itu total (nilainya) sebanyak Rp151,995 Miliar," kata Hadi Wahyudi, Rabu, (19/10).

Hadi menjelaskan pihaknya bekerja sama dengan Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) terus menelusuri kekayaan Apin BK berupa aset.

Adapun kasus judi daring ini digerebek oleh Polda Sumatera Utara dan dipimpin langsung Kapolda Sumatera Utara, Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak.

Penggerebekan dilakukan di perumahan elit Komplek Cemara Asri, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, markas para pelaku. Hasilnya, sebanyak 21 situs judi daring, antara lain Lebah 4D, Dewa Judi 4D, dan Laris 4D yang memiliki omset sekitar Rp500 Juta hingga Rp 1 Miliar per hari berhasil diamankan. (OL-13)

Baca Juga: Polda Sumut Kembali Sita Aset Bos Judi Online Cemara Asri Senilai ...

BERITA TERKAIT