13 October 2022, 20:00 WIB

Kejagung Diminta Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Pesawat dan Helikopter di Kabupaten Mimika


mediaindonesia.com |

RATUSAN mahasiswa Papua mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan pesawat dan helikopter di Kabupaten Mimika, Papua. Kasus ini diduga melibatkan mantan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika Johannes Rettob.

"Hari ini kami Forum Mahasiswa Papua Anti Korupsi se-Jabodetabek melakukan aksi di depan Kejaksaan Agung RI, tujuan kami Agar Kejagung segera menetapkan tersangka pada kasus pengadaan pesawat dan helikopter di Kabupaten Mimika pada tahun 2015. Kasus ini melibatkan mantan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika tahun 2015, Bapak Johannes Rettob, yang kebetulan saat ini beliau menjabat sebagai Plt Bupati Kabupaten Mimika," ujar perwakilan pengunjuk rasa, Nailo Jangkup, di depan Gedung Kejagung RI, Kamis (13/10/2022).

Lebih lanjut Nalio menegaskan "Untuk itu sebelum menuntaskan kasusnya ini kami harap, persoalan ini segera didorong supaya beliau Plt dalam menjalankan tugas itu, harus terang-benderang semua," imbuhnya.

Desakan ini disampaikan para demonstran, lantaran kasus ini sesungguhnya sudah lama diproses  oleh kejaksaan negeri, hingga akhirnya naik ke kejaksaan tinggi Papua. Namun, hingga kini kasus tersebut tidak jelas sampai dimana perkembangannya.

"Tidak ada progres maka itu kami dari mahasiswa Papua se-Jabodetabek datang ke Kejagung untuk meminta segera menindaklanjuti kasus yang sedang ditangani Kejati Papua. Ini agar ada kepastian hukum," kata dia.

Lebih lanjut, Nailo mengungkapkan sesungguhnya ada niat baik dari dibelinya pesawat dan helikopter tersebut. Sayangnya, pelayanan dari alat transportasi itu dianggap tidak jelas, sehingga manfaatnya tak dirasakan masyarakat.

"Pesawat ini sudah dibeli tapi pelayanannya dimana? Tidak ada pelayanan di Kabupaten Mimika. Masyarakat yang tinggal di Mimika ini kalau mau naik pesawat harus antre berbulan-bulan sampai 3 bulan baru dapat pelayanan satu kali," bebernya.

Sementara Kejagung menegaskan akan terus mengawal kasus dugaan korupsi pesawat dan helikopter di Kabupaten Mimika. (OL-13)

BERITA TERKAIT