04 October 2022, 08:45 WIB

Kepala Dusun di Grobogan 'Sunat' BLT Puluhan Warga Senilai Rp18 Juta


Akhmad Safuan |

SEMPAT disunat, Bantuan Langsung Tunai (BLT) bersumber dari Dana Desa (DD) di Desa Tambahrejo, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah Rp100 ribu per penerima manfaat oleh seorang kepala dusun hingga total capai Rp18 juta akhirnya dikembalikan.

Kasus pemotongan BLT bersumber dari dana desa kali ini diduga terjadi di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Kasus ini mencuat setelah puluhan warga melaporkan kasus penyunatan Rp100 ribu dari Rp300 ribu per penerima manfaat tersebut kembali menjadi khabar menghebohkan.

Penyunatan BLT DD terjadi di Desa Tambahrejo, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan dengan dalih untuk pembelian genset dilakukan terhadap 20 warga penerima manfaat selama sembilan bulan dengan total capai Rp18 juta.

Kepala Desa Tambahrejo, Wirosari, Grobogan Suwarti mengatakan BLT dari Dana Desa (DD) oleh oknum kepala dusun, sudah dikembalikan semua kepada warga yang berhak sejak sepekan lalu. "Begitu ketahuan langsung saya minta dikembalikan kepada yang berhak," tambahnya.

Jumlah warga yang disunat BLT-nya oleh Kepala Dusun Sempu tersebut, lanjut Suwarti, sebanyak 20 penerima manfaat masing-masing Rp100 ribu selama sembilan bulan pencairan hingga total Rp18 juta.

"Saya baru tahu ada perangkat yang nakal setelah ramai, dari tujuh orang perangkat desa hanya Kadus Sempu yang melenceng dari himbauan," ujar Suwarti.

Kepala Satuan Reskrim Polres Grobogan Ajun Komisaris  Afiditya Arief Wibowo mengatakan menindaklanjuti laporan dugaan pemotongan BLT kompensasi BBM tersebut. Petugas dari Unit Tipidkor dan Unit Reskrim Polsek Wonosari telah memeriksa belasan orang.

"Saya belum dapat memerinci siapa saja yang telah diperiksa dan akan diperiksa selanjutnya, petugas masih melakukan pendalaman kasus tersebut," ujar Afiditya Arief Wibowo. (OL-13)

Baca Juga: Pemkot Bandung Verifikasi Data 69 Ribu KPM Penerima BLT

BERITA TERKAIT