29 September 2022, 21:39 WIB

BMKG Edukasi Kebencanaan kepada Siswa SMA di Padang


mediaindonesia.com |

BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas I Padang Panjang melakukan sosialisasi soal kebencanaan kepada pelajar SMA di Kota Padang sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan soal bencana.
 
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Padang Panjang Suaidi Ahadi di Padang, Kamis (29/9), mengatakan kegiatan bertajuk BMKG Goes to School di Kota Padang ini menyasar dua sekolah yang berada di dekat pantai, yakni SMAN 10 dan SMAN 2 Padang.
 
"Kegiatan bertujuan untuk mengedukasi warga sekolah yang terdiri atas para guru, murid, serta karyawan di sekolah untuk cerdas dan tangguh bencana, terutama dalam menghadapi gempa dan tsunami," kata dia.
 
Pada kesempatan itu, BMKG menerangkan kepada siswa soal pengenalan terkait tempat tinggal mereka, apakah berada di zona bencana atau di zona aman bencana.
 
Selanjutnya, melatih kemampuan siswa dalam evakuasi mandiri agar tidak panik ketika menghadapi ancaman atau sewaktu terjadi bencana, seperti gempa bumi dan tsunami.


Baca juga: Bursa Kerja di Jambi Diminati 5.087 Pelamar

 
Tidak hanya itu, BMKG juga membagikan 100 tas siaga bencana kepada siswa yang digunakan untuk menyimpan bekal dan barang berharga saat melakukan evakuasi.
 
Sementara itu, Pemerintah Kota Padang menyambut baik dan mengapresiasi BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Padang Panjang yang melakukan sosialisasi dan edukasi terkait kebencanaan di Kota Padang.
 
"Kegiatan ini penting, karena secara geografis Kota Padang memiliki potensi yang cukup besar diterpa berbagai bencana. Terutama ancaman bencana gempa bumi disertai tsunami," kata Sekda Kota Padang Andree Algamar.
 
Ia berharap kegiatan Goes to School ini terus berlanjut dan menyasar sekolah-sekolah lainnya di Kota Padang. "Termasuk seluruh
warga Kota Padang diharapkan dapat cerdas dan tangguh terhadap bencana," katanya.
 
Dia mengemukakan bahwa siapa pun tidak tahu kapan bencana itu terjadi, karena itu dengan cerdas dan tangguh bencana diharapkan dampak bencana itu dapat diminimalkan.
 
"Karena dengan itu kita semua akan paham bagaimana cara menyikapi mulai dari sebelum, sewaktu dan sesudah bencana terjadi," ujarnya. (Ant/OL-16)

 

BERITA TERKAIT