28 September 2022, 21:51 WIB

Lestarikan Makanan Khas, Pemkab Lamongan Gelar Festival Kuliner


M Yakub |

PEMKAB Lamongan, Jatim, mengelar Festival Kuliner Lamongan yang menyajikan jajanan khas daerah setempat. Festival kuliner dan jajanan khas tradisional Lamongan itu digelar sepanjang jalan antara Pendopo Lokatantra dan Alun-alun Lamongan, Rabu (28/9).

"Festival ini digelar dalam upaya menjaga eksistensi makanan khas Lamongan. Tkuliner khas Lamongan menjadi bagian dari budaya yang harus terus diperkenalkan, dipelihara, juga dijaga eksistensinya, " kata Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

"Kita harus terus memperkenalkan, memelihara, dan terus menjaga supaya eksistensi Lamongan sebagai derah dengan kuliner yang beraneka ragam ini akan terus berkembang dengan baik. Kita perkenalkan kepada generasi muda bahwa kuliner ini juga mempunyai masa depan yang juga luar biasa baik," ungkapnya.

Ditambahkannya, upaya ini merupakan bentuk dari usaha untuk mengangkat potensi lokal yang dimiliki daerah. Terdapat 20 stand yang berisikan berbagai jajanan dan kuliner khas Lamongan seperti Soto Lamongan, tahu campur, pecel lele, nasi boran, lontong deprok, dan nasi muduk.

Selain itu juga asem bandeng, seafood, jumbrek, es batil, es dawet siwalan, es legen, wingko, keripik patin, ladu, arum manis/rambut nenek, serta berbagai jajanan khas Lamongan. Seluruh jajanan ini ludes diserbu masyarakat dalam kurun waktu kurang dari 1 jam.

"Saya yakin ini lebih dari seribu yang kita persiapkan. Selain soto, ada tadi nasi boranan, juga ada nasi muduk, ada juga lontong deprok tadi juga cepat ludes, ada juga jajanan-jajanan yang ada di Lamongan. Ini berangkai, sebagai upaya untuk mengangkat potensi lokal sesuai dengan tema dan kearifan lokal di beberapa daerah. Kemarin kita di Brondong dengan festival ikan pindang, Paciran festival rajungan, nanti di Sendang Dhuwur ada festival nasi muduk, mengangkat kearifan lokal, dan kuliner ini sebagai bagian dari budaya Lamongan," papar Bupati. (OL-15)

BERITA TERKAIT