28 September 2022, 18:40 WIB

Pemkab Cianjur Tuntaskan Pelantikan 77 Kepala Desa Terpilih


Benny Bastiandy |

PEMERINTAH Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menuntaskan pelantikan 77 kepala desa terpilih hasil Pilkades serentak. Sebelumnya, pelantikan dilaksanakan secara roadshow di masing-masing wilayah di 71 desa.

Rabu (28/9), enam kepala desa dilantik secara bersamaan di Pendopo Cianjur, Rabu (28/9). Tidak dilaksanakannya pelantikan 6 kepala desa secara roadshow lantaran terjadi sengketa hasil Pilkades.

Bupati Cianjur Herman Suherman menuturkan, dengan dilantiknya sisa 6 kepala desa terpilih, maka tuntas sudah semua tahapan Pilkades serentak. Sehingga total 77 desa yang menggelar Pilkades memiliki kepala desa definitif.

"Hari ini  saya menuntaskan pelantikan sebanyak 77 kepala desa hasil Pilkades untuk periode 2022-2028," kata Herman seusai pelantikan 6 kepala desa terpilih di Ruang Garuda Pendopo Cianjur, Rabu (28/9).  

Herman menuturkan pelantikan 71 kepala desa dilaksanakan secara roadshow di masing-masing wilayah desa dan kecamatan. Sedangkan pelantikan 6 kepala desa terpilih lainnya baru bisa dilaksanakan sekarang.

"Tapi, pada Perda tidak ada aturan tidak dilantik, tidak lebih dari satu bulan setelah terbitnya SK. Artinya, walaupun terjadi permasalahan, pelantikan tetap bisa dilaksanakan. Kalau setelah pelantikan permasalahan masih belum tuntas, silakan diproses sesuai aturan yang berlaku di negara kita," tegas Herman.

Herman menitipkan pesan kepada kepala desa terpilih yang sudah dilantik, jabatan merupakan amanah. Karena itu, sebut Herman, laksanakan semua tugas dan tanggung jawab kepala desa sesuai aturan yang berlaku.

"Manfaatkan waktu 6 tahun ke depan untuk mengabdikan diri kepada masyarakat. Jalin koordinasi dan komunikasi dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, dengan tokoh masyarakat, alim ulama, pemuda, posyandu, dan sebagainya," ujarnya.

Herman menegaskan kondusivitas wilayah pun harus jadi fokus semua elemen pemerintahan hingga ke tingkat desa. Dengan kondusidnya wilayah, Herman yakin para investor akan berdatangan ke Kabupaten Cianjur sehingga bisa berkontribusi terhadap program pembangunan wilayah.

"Kalau kondusif, semua permasalahan bisa kita tangani. Sebaliknya, kalau tidak kondusif, permasalahan kecil akan jadi besar. Intinya seperti itu," pungkas Herman. (OL-15)
 

BERITA TERKAIT