06 September 2022, 11:06 WIB

Organda Temanggung Resmi Naikkan Tarif Angkutan Umum Sebesar 25%


Tosiani |

SETELAH penaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sebesar 25 persen, tarif angkutan umum dan angkutan pedesaan (angkudes) di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah juga mengalami kenaikan rata-rata sebesar 25 persen.

Kepastian kenaikkan tarif angkutan disampaikan oleh Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Temanggung, Sutrisno, Selasa (6/9).

Menurut dia, awak angkutan sebenarnya sangat berat dengan kebijakan pemerintah terkait penyesuaian harga BBM bersubsidi, karena pasti menambah biaya operasional. Namun tidak ada pilihan lain selain mengikuti keputusan pemerintah dan pihaknapun ikut menaikkan tarif bagi penumpangnya.

"Organda Temanggung menyikapi kenaikan harga BBM dengan keputusan penyesuaian tarif angkutan umum sebesar 20 hingga 25 persen," katanya.

Ia mengatakan, semua jurusan angkudes di Temanggung, tarifnya naik rata-rata Rp1000. Dicontohkan, angkutan jalur kota yang semula Rp4.000 kini naik menjadi Rp5.000 per orang untuk umum. Sedangkan untuk pelajar naik dari Rp2000 menjadi Rp3000 per orang.

Saat ini terdata ada 18 jurusan di Kabupaten Temanggung dengan jumlah angkutan sebanyak 640 unit. Namun angkutan yang masih beroperasi hanya sekitar 400 unit.

"Kami berharap, awak angkutan tidak melakukan pemaksaan tarif, jika ada penumpang hanya membawa uang sesuai tarif lama jangan diturunkan," pintanya. (OL-13)

Baca Juga: Pembatasan BBM Subsidi Dinilai Harus Dilakukan Agar APBN Terselamatkan

BERITA TERKAIT