02 September 2022, 17:00 WIB

Harga BBM Subsidi Naik Diyakini Berimbas Ke Harga Bahan Pokok


Rendy Ferdiansyah |

PEMERINTAH memastikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) akan naik. Hal ini tentu saja diyakini akan berdampak terhadap harga bahan pokok.

Sayuti salah satu warga Pangkalpinang mengatakan, jika harga BBM naik kemungkinan besar harga bahan pokok ikut naik.

"BBM tidak naik saja, harga bahan pokok melambung, apalagi nanti naik. Bisa lebih melambung lagi, masyarakat yang tadinya tidak terdampak jadi terdampak," kata Sayuti, Jumat (2/8).

Ia mengaku 80 persen kebutuhan pokok di pulau Bangka dan Belitung di datangan dari luar daerah. Baik itu Jawa maupun Sumatra.

"Kalau dari Jawa, cabai rawit itu didatangkan dengan pesawat, sedangkan kebutuhan lainya banyak didatangkan dari jalur dari sumatera melalui pelabuhan Tanjung Kalian Muntok," ujarnya.

Dengan demikian, sudah pastikan truk-truk yang mengangkut bahan pokok akan menaikan harga sebab jika tidak mereka akan rugi. "Bisa saja harga tetap, tetapi harus qda subsidi dari pemerintah untuk truk truk yan mengangkut bahan pokok," ungkap dia.

Sementara, Rahmat warga lainya pun memperkirakan akan terjadi lonjakan harga ketika BBM naik.

"Saya rasa buka hanya harga sebako saja yang akan naik. Tapi apapun akan ikut bergerak naik. Imbas kenaikan harga BBM pasti merembet ke sektor lain," kata Rahmad.

Apalagi, jelas dia, naiknya harga BBM ini tidak diimbangi dengan naiknya penghasilan pekerja. UMP dan UMR naiknya tidak seberapa karena alasan UU Omnibus Law, sekarang harga bahan pokok sudah naik dan pasti naik lagi saat harga BBM dinaikkan.

"Kasihan masyarakat, gaji tidak naik nanti BBM dan semuanya naik. Pastinya akan semakin mempersulit masyarakat dan berimbas pada tingginya inflasi di Babel," ucap dia. (OL-13)

Baca Juga: Pengalihan Subsidi BBM ke Sektor Produktif dan Urgen Pilihan Paling Rasional

 

BERITA TERKAIT