31 August 2022, 19:49 WIB

Pertalite Langka di Lembata dan Flores Timur


Palce Amalo |

JELANG penaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Pertalite dilaporkan langka di Kabupaten Lembata dan Flores Timur (Flotim), Rabu (31/8).

Bahkan di Flores Timur, harga Pertalite yang dijual oleh pengecer dilaporkan sebesar Rp15.000 per liter. Harga sebesar itu naik lebih dari 100% jika dibandingkan dengan harga Pertalite di SPBU sebesar Rp7.650 per liter.

Ketua Ombudsman NTT Darius Beda Daton mengatakan, pihaknya telah menerima pengaduan dari masyarakat tentang kelangkaan BBM di dua kabupaten tersebut.


Baca juga: Polres Bireuen Tangkap Pembawa 1 Ton Lebih BBM Subsidi tanpa Izin


"Saya menerima WA (WhatsApp) terkait kelangkaan BBM jenis Pertalite di Kabupaten Flotim dan Lembata. Pendapat saya, sepanjang kuota BBM yg ditetapkan BPH Migas untuk masing-masing kabupaten tidak dikurangi, mestinya BBM tidak langka," ujar Darius saat dimintai konfirmasi di Kupang, Rabu (31/8).

Darius menyebutkan, jika terjadi kelangkaan BBM, kemungkinan disebabkan cuaca buruk yang menganggu distribusi BBM ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

"Itu tugas Pemda Lembata dan Flores Timur untuk cek distribusi dari SPBU ke sub penyalur. Jika tidak terjual di pengecer, bisa jadi terjadi
penimbunan di sub penyalur dan pengecer karena menunggu momen kenaikan BBM agar harga jual lebih tinggi. Tugas aparat keamanan untuk cek apakah terjadi penimbunan BBM," jelas Darius.

Sementara di Kota Kupang, tidak terlihat antrean panjang kendaraan di SPBU. Pengisian BBM berlangsung secara normal. (OL-16)

BERITA TERKAIT