21 August 2022, 15:03 WIB

Ruang Arsip Dokumen Penting di DPRD Jabar Terbakar


Naviandri |

RUANG penyimpanan arsip Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) kebakaran. Ruang tempat menyimpan dokumen penting di lantai 3 gedung sebelah timur gedung perwakilan rakyat yang berada di Jalan Diponegoro, Kota Bandung terjadi pada Minggu pagi (21/8).

Sebanyak 11 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan kebakaran. Berdasarkan pantauan di sekitar pukul 10.35 WIB, petugas pemadam kebakaran masih sibuk berupaya melakukan proses pendinginan setelah api yang membakar ruang penyimpanan arsip berhasil dipadamkan.

Tebalnya asap yang ditimbulkan membuat petugas mengalami kesulitan melakukan proses pemadaman maupun pendinginan. Dengan menggunakan peralatan lengkap, beberapa petugas masuk ke ruang penyimpanan itu.

Kasi Pemadaman Damkar Kota Bandung Asep Rahmat mengatakan, pihaknya menerima laporan terjadinya kebakaran di Gedung DPRD Jabar sekitar pukul 08.40 WIB dan respon tim kurang lebih 7 menit kita sudah sampai di lokasi.

"Kita kerahkan maksimal 11 unit pemadam dan saya pastikan saat ini api yang membakar ruang penyimpanan arsip telah berhasil dipadamkan. Namun banyaknya kertas yang terbakar membuat asap yang ditimbulkan begitu pekat," terangnya.

Saat terjadinya kebakaran, tiga petugas sekuriti mengalami sesak napas yang berusaha memadamkan api saat kebakaran. Para penjaga keamanan di gedung dewan ini menjadi orang pertama yang berupaya memadamkan api yang membakar ruang penyimpanan arsip di lantai 3 gedung sebelah timur itu.

"Sekuriti sigap sudah melakukan pemadaman dengan apar," ucapnya.

Menurut Asep banyaknya material yang mudah terbakar di ruang penyimpanan arsip mengakibatkan asap tebal. Para sekuriti yang saat itu tanpa memakai alat pelindung diri akhirnya mengalami sesak napas. Setidaknya ada tiga orang sekuriti yang sesak napas bahkan pingsan usai memadamkam api.

Sekuriti yang mengalami sesak napas itu berhasil ditangani oleh Tim PMI dan juga petugas Dinas Kesehatan yang ada di lokasi. Namun satu dari tiga sekuriti itu harus dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. "Dua orang ditangani disini Alhamdulilah, namun satu harus
dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut," jelasnya.(OL-13)

 

 

 

BERITA TERKAIT