19 August 2022, 19:28 WIB

Lintasarta Latih 344 Siswa untuk Percepat Transformasi Digital di NTT


Palce Amalo |

LINTASARTA melatih 344 siswa dan guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mempercepat transformasi digital di daerah itu. Pelatihan melalui program CSR Digitalintasarta bersama Orbit Future Academy sebagai pengelola kurikulum wawasan teknologi dan keterampilan masa depan, resmi diluncurkan di Kupang, Jumat (19/8).

Program pelatihan ini berlangsung selama tiga bulan sehingga para siswa mempunyai kemampuan Network Engineer, Network Infra Engineer, Artificial Intelligence for Youth, dan Teach in Industry 4.0. Lintasarta sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang Informations and Communication Technology (ICT).

Presiden Direktur Lintasarta, Arya Damar mengatakan keterampilan digital menjadi salah satu kunci yang bernilai tinggi di masa kini dan masa mendatang. Karena itu, program ini menghadirkan kurikulum pembelajaran yang bertujuan percepatan transformasi digital, sekaligus penyerapan tenaga kerja.

"Tenaga kerja dengan wawasan teknologi dan keterampilan masa depan yang minim tentunya akan sulit untuk mengikuti kebutuhan zaman. Melihat adanya potensi NTT untuk berkembang di sektor digital, kami luncurkan program CSR Digitalintasarta sebagai jawabannya untuk memperkuat sumber daya manusia di NTT dalam menjadi roda penggerak transformasi digital di wilayahnya," papar Arya Damar saat peluncuran program tersebut.

Tersertifikasi resmi dari Intel Corporation dan Microsoft Corporation, program ini berisi pelatihan bagi para pelajar tingkat atas untuk menumbuhkan keahlian khusus sebagai bekal memasuki dunia pekerjaan. Menurutnya, keterampilan yang ditanamkan diharapkan dapat memberi peluang lebih besar bagi para peserta program untuk mendapatkan pekerjaan dan membangun karir, terutama di bidang teknologi dan informatika.

General Manager Corporate Secretary Lintasarta, Ade Kurniawan, menambahkan program ini adalah salah satu wujud tanggung jawab sosial Lintasarta pada pilar Pintar dan Inovasi sebagai aksi nyata perusahaan dalam upaya digitalisasi untuk negeri serta meningkatkan penyerapan tenaga kerja di NTT.

"Kami yakin putera-puteri daerah di NTT memiliki kapasitas, kompetensi, dan wawasan yang dapat disejajarkan dengan rekan-rekan pekerja profesional dari kota lainnya di Indonesia, jika mendapatkan kesempatan pembelajaran yang setara. Untuk itu, kami berharap program ini dapat membantu mengeluarkan potensi terbaik NTT pada bidang digital, diperkuat oleh talenta-talenta lokal berkemampuan mumpuni," tuturnya.

Firdaus, selaku General Manager East Indonesia Region Lintasarta mengemukakan kegembiraannya atas kolaborasi program terseut. Program kolaborasi dengan Orbit Future Academy ini merupakan jalan terbaik untuk memunculkan dan menumbuhkan talenta-talenta terbaik dari NTT, yang kelak dapat memajukan industri teknologi.

"Kita semua mengemban amanat besar untuk mencerdaskan lebih banyak anak bangsa Indonesia secara merata hingga ke seluruh prov nsi Melalui proses melengkapi pendidikan formal dengan pendidikan tambahan berbasis keterampilan masa depan dan wawasan teknologi, kita yakin dapat meningkatkan daya saing generasi penerus bangsa Indonesia pada kancah ketenagakerjaan nasional, regional, maupun global," tuturnya.

Co-Founder & CEO Orbit Future Academy, Nalin Kumar Singh menggarisbawahi pentingnya seluruh anak bangsa Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses materimateri pembelajaran kelas global, dalam hal ini adalah dari Intel Corporation dan Microsoft Corporation: yang difasilitasi oleh Orbit Future Academy.

"Lintasarta, seperti layaknya perusahaan-perusahaan lain yang mengadakan kerja sama CSR pendidikan bersama Orbit Future Academy, dapat mengakses semua program kelas dunia tersebut dengan mudah dalam satu wadah, tidak perlu mencari-cari secara terpisah dari perusahaan-perusahaan berbeda. Itulah yang membuat program CSR Digitalintasarta bernilai tinggi, karena kelas kurikulum dan materi pembelajarannya yang bertaraf internasional," ujarnya.

Sejumlah pembicara pada kegiatan peluncuran program ini, yakni Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika NTT, Aba Maulaka, Kepala Bidang Pendidikan Menengah NTT, Ayub S.P Sanam,  Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, dan Chief of Sales & Partnerships Orbit Future Academy Ira Utari. (OL-15)

BERITA TERKAIT