16 August 2022, 13:25 WIB

Rayakan HUT Kemerdekaan ke 77 RI, Nasdem Bali Tanam 3 Ribu Mangrove


Arnoldus Dhae |

KADER dan pengurus Partai Nasdem Bali merayakan HUT Kemerdekaan ke 77 RI dengan menanam 3.000 mangrove secara bersamaan pada lima Kabupaten/Kota di Bali yang memiliki kawasan hutan mangrove. Hal ini sebagai implementasi dari tagline Bersama Membangun Bali. Kelima kawasan itu adalah Pantai Serangan Denpasar, Pantai Kelan Tuban Badung, Pantai Perancak Jembrana, Gerokgak Buleleng dan Nusa Lembongan Klungkung.

Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Bali Nyoman Winatha mengatakan, perayaan HUT Kemerdekaan RI kali ini diadakan dengan cara berbeda. Didampingi Wakabid Kehutanan Didik Purwati dan
Wakabid Lingkungan Hidup Siti Amelia, Winatha menjelaskan, kader dan pengurus Partai Nasdem Bali bersama-sama menanam ribuan mangrove.

"Kami target minimal 3 ribu pohon. Jumlah ini bisa lebih. Sebab masing-masing DPD di Bali yang memiliki kawasan mangrove melakukan penanaman yang sama," ujar Winatha, Selasa (16/8).

Dijelaskan Winatha, Bali memiliki sekitar 21.144 hektar kawasan mangrove. Dimana Kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai yang berada di Pantai Serangan memiliki luas sekitar 1.300 hektar. "Semua ini perlu kita lestarikan bersama-sama sampai kapanpun tanpa ada batas waktunya.
NasDem Bali sangat konsen terhadap mangrove. Karena menanam pohon bakau ini berfungsi sebagai paru-paru dunia," tutur politisi asal Banjar Palasari, Desa Ekasari, Melaya, Kabupaten Jembrana.

Ia juga mengingatkan, rencana Presiden Jokowi yang diagendakan akan menunjukkan hutan mangrove Tahura kepada peserta KTT G-20 sebagai bentuk komitemen Indonesia dalam menjaga ekosistim dan lingkungan hidup.

Kegiatan NasDem Bali ini mendapat atensi khusus dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Staf Khusus Menteri LHK, Silverius Soeharso yang mengapresiasi  program kerja NasDem Bali menanam 3000 mangrove sebagai bagian ikut menjaga dan melestarikan bakau di Pulau Dewata ini.

"Mangrove adalah ekosistem dengan fungsi sangat beragam. Karena itu tepatlah bila rakyat Bali melestarikannya, hal ini berkaitan juga dengan konsep Tri Hita Kirana," ujar Silverius Soeharso yang juga Anggota Dewan Pakar DPP Partai NasDem ini.

Menurutnya, langkah yang sangat tepat sudah diambil para kader Nasdem Bali dengan program-program untuk kemaslahatan umat manusia. "Ingat sudah tanam, jangan lupa untuk terus merawatnya," pesannya.

Pesan yang disampaikan Staf Khusus Menteri LHK tersebut mendapat respon positif dari Siti Amalia selaku Wakabid Lingkungan Hidup DPW NasDem Bali. Ia akan menindaklanjuti dengan program merawat mangrove yang ada di Tahura tersebut.

"Kami akan terus pantau perkembangan hasil tanam bakau dari para kader Nasdem Bali ini, sehingga hasil tanam itu tumbuh seperti mangrove lainnya," kata Siti Amelia.

Sementara itu, Yuli Malina selaku Kepala Seksi Evaluasi DAS, Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDAS-HL) Unda Anyar, Bali,  mengungkapkan, fungsi pohon bakau dapat menahan arus air laut yang mengikis daratan pantai, penyerap gas karbondioksida dan penghasil oksigen serta tempat hidupnya biota laut seperti ikan kecil untuk berlindung dan mencari makan.

"Kami juga memiliki program 1,8 juta pohon mangrove untuk wilayah Bali, sebab mangrove penyangga paru-paru dunia yang bertujuan menjaga ketahanan iklim yang baik," pungkas Yuli Malina. (OL-13)

Baca Juga: Basarnas Lanjutkan Pencarian Siswa SMK Semarang yang Terseret Ombak

BERITA TERKAIT