15 August 2022, 14:13 WIB

Cuaca Ekstrem Picu Bencana Di Bandung Barat


Depi Gunawan |

CUACA ekstrem menyebabkan bencana alam di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung Barat, Bandung Barat. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), bencana dilaporkan terjadi di Kecamatan Padalarang, Rongga, Batujajar, Sindangkerta, Ngamprah dan Cisarua. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Di Padalarang, fasilitas milik Yayasan Al Munawar di Kampung Ciluncat Hilir RT 01 RW 10 Desa Cimerang mengalami kerusakan akibat puting beliung yang disertai hujan deras, Minggu (14/8) malam. Satu bangunan ambruk rata dengan tanah sehingga tidak bisa digunakan untuk kegiatan belajar.

Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Rongga dan sekitanya pada Minggu dini hari menyebabkan jalur penghubung Desa Cinengah menuju Desa Sukaresmi maupun sebaliknya tertutup total material longsor.

Di Batujajar, puluhan rumah warga di 8 RW Desa Giriasih rusak tersapu angin puting beliung, dari data sementara pihak desa setempat, setidaknya ada 23 rumah mengalami rusak ringan, 10 rumah rusak sedang dan 5 rumah rusak berat.

Selain itu, terjadi longsor di Kampung Saar RT 01 RW 05 Desa Buninagara Kecamatan Sindangkerta akibat hujan deras Senin (15/8) dini hari menyebabkan satu rumah warga dan kandang ternak rusak. Empat orang penghuni terpaksa mengungsi karena rumahnya harus dibongkar.

Sedangkan di Ngamprah, trafo gardu listrik di Kampung Pasir Huni Desa Cimanggu meledak pada Minggu (14/8) malam. Peristiwa akibat hujan deras itu menyebabkan rumah warga di satu RW mengalami padam listrik.

Di Jalan Kolonel Masturi, terjadi banjir tepatnya di Desa Jambudipa Kecamatan Cisarua yang menyebabkan jalan penghubung antara daerah tergenang air setinggi 50 centimeter pada Senin pagi. Arus lalulintas sempat mengalami kemacetan total lantaran jalan raya tidak bisa dilalui kendaraan. (OL-15)

 

BERITA TERKAIT