12 August 2022, 22:02 WIB

Pariwisata Di DIY Tetap Terapkan Prokes


Ardi Teristi |

PARIWISATA di DIY mulai bangkit dengan banyaknya acara konser musik ataupun sport tourism yang diadakan. Namun, Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo menegaskan protokol kesehatan (prokes) tetap diterapkan secara disiplin pada kegiatan pariwisata.

"Sampai sekarang, kita belum kendorkan Protes," kata Singgih, Jumat (11/8).  

Di sisi lain, Singgih mengakui, sebagian wisatawan mulai terlihat kendor dalam melaksanakan prokes. Sebab itu, pihaknya selalu mengingatkan terkait prokes kepada wisatawan, pengelola pariwisata, penyelenggara kegiatan pariwisata. Dengan disiplin prokes, itu mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan.

Singgih mengatakan, pihaknya telah menyalurkan beragam bantuan bagi tempat-tempat wisata untuk dapat menjalankan prokes saat pandemi agar dunia pariwisata DIY kembali hidup. Pihaknya juga telah meluncurkan dana hibah di akhir 2021 lalu.

"Dana ini diberikan kepada 163 Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Dengan dana inilah pemeliharaan sarana prasarana di tempat-tempat wisata dilakukan. Dana ini kita berikan memang untuk memastikan sarana prasarana dalam kondisi baik dan dapat difungsikan," kata Singgih.

Singgih menambahkan, pihaknya juga mendorong agar setiap event pariwisata di DIY menggandeng beberapa merchant UMKM lokal untuk ikut bersama-sama meramaikan ajang tersebut. Kegiatan Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2022, misalnya, sport tourism tidak hanya sekadar kegiatan olahraga, tetapi juga memperkenalkan kearifan lokal serta budaya Yogyakarta kepada para wisatawan, penonton dan pihak-pihak lain untuk ikut memeriahkan ajang MJM 2022.

"Pelibatan banyak elemen masyarakat bertujuan untuk mengangkat kesenian  dan tradisi lokal Yogyakarta lebih dikenal dan memberikan kesan bagi seluruh pihak," tutup dia. (OL-15)

 

BERITA TERKAIT