11 August 2022, 23:15 WIB

Sekwan DPRD Maybrat Ferdinandus Taa Dinilai Figur Tepat Jadi Penjabat Bupati Maybrat


Thomas Harming Suwarta |

TOKOH Masyarakat Aifat Kabupaten Maybrat Lewi Saa menilai sosok Sekwan DPRD Kabupaten Maybrat Ferdinandus Taa yang namanya diusulkan sebagai salah satu calon Penjabat Bupati Maybrat merupakan figur yang tepat. 

Sebagai putra daerah Maybrat, Ferdinandus Taa dinilai memiliki rekam jejak yang baik dalam kepemimpinan, mengenal wilayah dan seluk beluk masalah, memiliki komunikasi yang baik dengan seluruh kelompok masyarakat dan sudah sejak awal terlibat dalam pembentukan Kabupaten Maybrat. 

"Dari nama-nama yang diusulkan kami menilai tepat sebagai Penjabat Bupati Maybrat adalah Bapak Ferdinandus Taa. Bicara kompetensi, kemampuan, pengalaman atau kapasitas tentu tidak perlu diragukan, apalagi karena sejak awal terlibat dalam pembentukan Kabupaten ini rasanya sangat paham bagaimana permasalahan daerah ini untuk diselesaikan," ungkap Lewi kepada wartawan, Kamis (11/8).

Dia katakan juga, dari segi pendekatan kewilayahan, Ferdinandus kata dia adalah putra asli Aifat yang patut diberi kesempatan karena selama ini belum diberi kesempatan. 

"Karena selama ini kan yang sudah pernah jadi Bupati dan Pj Bupati dan Wakil Bupati adalah masyarakat Ayamaru dan Aitinyo. Sekarang rasanya orang Aifat harus diberi kesempatan. Ini asas keadilan juga," papar Lewi.

Ferdinandus Taa sambung Lewi adalah tokoh di balik pemekaran Kabupaten Maybrat sekaligus sebagai Sekretaris Tim Pemekaran.

Baca juga : Dewan Adat Maybrat Sepakat Jaga Kondusivitas Wilayah Jelang Penentuan Penjabat Bupati

"Jadi bagaimana dulu Kabupaten Maybrat berdiri adalah peran strategis beliau juga. Selama 7 tahun sampai sekarang orang masuk bekerja tinggal menikmati saja. Masa iya tidak diberi kesempatan mereka yang memang punya kontribusi besar untuk daerah ini?" tukasnya.

Di tambahkan juga Ferdinandus saat menjadi Penjabat Sekda 2019-2020, pemerintahan berjalan dengan cukup bergairah. 

"Kami masyarakat yang saksikan sendiri bagaimana urusan semua lancar dan tidak ada hambatan karena beliau mampu membangun komunikasi dengan semua pihak dengan baik, rangkul 3 suku besar Aifat, Ayamaru dan Aitinyo," imbuhnya.

Dia mengingatkan juga agar Penjabat Gubernur Papua Barat dan Mendagri tidak memutuskan sesuatu yang salah karena bisa menimbulkan konflik. 

"Kami masyarakat sudah capai urus Kabupaten ini yang selalu banyak masalah. Jika mau aman sebenarnya pemerintah tinggal ikut aspirasi yang ada di masyarakat, bukan orang dari luar Maybrat yang tidak paham. Bagi kami Pak Sekwan DPRD Maybrat itu sudah cocok," pungkas Lewi. (RO/OL-7) 

BERITA TERKAIT