11 August 2022, 21:55 WIB

Polresta Mataram Ungkap Fakta Baru Kasus Penemuan Jenazah Guru


Mediaindonesia.com |

TIM Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resort Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengungkap fakta baru dalam kasus penemuan mayat guru taman kanak-kanak (TK) berinisial H di rumahnya, Gunungsari. Fakta baru tersebut terkait dengan
penangkapan pria berinisial S, 41, atas dugaan sebagai pelaku penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

"Jadi, dari hasil penyelidikan disimpulkan bahwa korban meninggal karena dibunuh. Pelakunya ialah pacar korban inisial S," kata Kepala Satreskrim Polresta Mataram Komisaris Kadek Adi Budi Astawa di Mataram, Kamis (11/8).

Dari hasil penyelidikan, keberadaan S terungkap di Jawa Timur. Polisi yang mengetahui keberadaan S langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkap yang bersangkutan pada Rabu (10/8) siang.

"Kami menangkap pelaku di Desa Geri, Kecamatan Geri, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur," ujarnya. Ia bersama tim telah mengamankan S di Polresta Mataram, kemudian membawa yang bersangkutan ke Lombok melalui jalur udara.

"Sekarang yang bersangkutan (S) sudah ada pada kami. Saat ini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut," ucap dia. 

Peristiwa penemuan jenazah guru TK tersebut pada Jumat (29/7). Jenazah H kali pertama ditemukan oleh ibu kandungnya di kamar mandi rumah.

Dari hasil visum, ditemukan luka lebam pada wajah dan gigi korban yang patah. Dasar kecurigaan terhadap hasil visum itu yang membawa kepolisian untuk melakukan pendalaman hingga terungkap peran S sebagai pelaku pembunuhan. (Ant/OL-14)

BERITA TERKAIT