10 August 2022, 11:01 WIB

Banjir di Katingan Tengah Surut Aktivitas Warga Kembali Normal


Surya Sriyanti |

SEJUMLAH desa di Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalteng, dilanda banjir selama 3 hari dari tanggal 5 hingga 7 Agustus. Tercatat ada 350 rumah warga terendam.

Banjir yang terjadi akibat tingginya curah huajan didaerah hulu itu mengakibatkan beberpa desa terendam, terparah di Desa Samba Bakumpai dengan ketingan air mencapai 50 cm hingga 1 meter.

Camat Katingan Tengah Yobie Sandra menjelaskan, selain mengakibatkan ratusan warga kebanjiran, juga  merendam merendam 5 unit rumah ibadah, TK 1 unit,  SD 2 unit, SLTP 1 unit, SLTA 1 unit.

"Selain itu juga merendam sarana milik pemerintah seperti kantor kepala desa, balai desa, puskesmas pembantu, poliklinik desa (polindes) dan perpustakaan desa," paparnya saat dihubungi dari Palangka Raya, Rabu (10/8).

Saat ini kata Yobie, banjir diwilayahnya sudah surut dan warga sudah kembali melakukan aktivitas mereka sepeti sediakala.

Banjir terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah hulu Sungai Samba dan Sungai Katingan hingga debir air sungai meluap pada Jumat (5/8) pukul 09.38 WIB.

Banjir terjadi  pada sejumlah desa di tiga kecamatan yakni Desa Tumbang Habangoi, Nusa Kutau, Batu Tukan, dan Batu Badak di Kecamatan Petak Malai. Kemudian, Desa Tumbang Kaman, Tumbang Labehu, dan Tumbang Manggu di Kecamatan Sanaman Mantikei. Sedangkan Desa Samba Bakumpai di Kecamatan Katingan Tengah. Sebanyak  733 KK terdampak banjir tersebut. (OL-13)

BERITA TERKAIT