06 August 2022, 16:26 WIB

Wali Kota Cilegon Dorong ASN Ubah Pola Kerja Hadapi Disrupsi Teknologi


Mediaindonesia.com |

WALI Kota Cilegon Helldy Agustian memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan bedah buku bertema “Membangun Loyalitas di Era Disrupsi: Sebuah Refleksi Kinerja PNS di Pemerintahan Kota Cilegon”  di Aula Kecamatan Cilegon, Kamis (4/8).

Kegiatan bedah buku juga dibarengi dengan pelantikan Organisasi Satuan (Orsat) Ikatan Cendikiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Kecamatan Cilegon.

Pada kesempatan itu, Helldy Agustian menjelaskan buku karya alumni Doktoral Universitas Negeri Jakarta Tubagus Hkualizaman hadir untuk menarasikan pentingnya kinerja ASN di kota Cilegon yang mesti siap menghadapi sekaligus beradaptasi dengan era disrupsi. 

Helldy menyebut era disrupsi saat ini menuntut kemampuan kinerja ASN untuk menggeser dari pola konvensional menuju cara kerja profesional berbasis teknologi 

“Prinsip itu selaras dengan pembangunan yang sedang berlangsung di Pemkot Cilegon agar mendapat dukungan dari kinerja ASN yang optimal,” katanya.

Pemkot Cilegon, sambungnya, rengah mempersiapkan pembangunan SDM untuk mendukung era disrupsi seperti pemberian beasiswa pendidikan, pembuatan aplikasi ojek pangkalan (opang) di kampung-kampung serta pegelolaan bank sampah yang mendapat dukungan Pertamina.

Program-program tersebut kata Helldy selaras dengan upaya penguatan SDM di era disrupsi oleh Pemkot Cilegon. Ia berharap program tersebut didukung dengan kinerja PNS yang profesional, bertanggung jawab dan melek teknologi.

“Pola kerja sekarang ini kuatnya dari aspek digital yang notabene kerja menjadi lebih cepat, akurat dan efisien,” katanya.

Helldy juga mengungkapkan bahwa kajian buku ini memberi pemahaman bagaimana prinsip kerja yang harus didasari oleh based on planning dan based on proces dari situasi atau era disrupsi itu sendiri.

“Proses disrupsi merupakan tantangan bagi ASN, supaya ASN dapat menangkap peluang dalam upaya membangun loyalitas dan integritas kerjanya saat ini,” katanya.

Helldy berharap kajian dalam buku itu menjadi saran konstruktif untuk reformasi birokrasi dalam penguatan dan sekaligus dapat membangun loyalitas kinerja PNS di Cilegon 

Adapun Dosen UNJ Achmad Siswanto Universitas Negeri Jakarta melihat penguatan literasi kajian kinerja PNS di era disrupsi saat ini menjadi penting dipahami melalui buku karya Tugabus Hkualizaman. 

Menurutnya, kajian dalam buku itu dapat memberi ruang terhadap sarana evaluasi dan dapat menjadi rekomendasi dalam meningkatkan kinerja dan loyalitas PNS di masa disrupsi saat ini, khususnya di kota Cilegon.

“Tentunya pola kerja di era disrupsi juga harus didukung dengan pengetahuan dan perubahan mentalitas kerja dari pola lama ke pola yang lebih manusiawi, efektif dan efisien sebagai PNS,” tandas Achmad.

Sementara itu Dodi Setiawan Ketua Organisasi Satuan ICMI Kecamatan Cilegon berharap kehadiran buku itu dapat menjadi referensi untuk mengawal agenda-agenda pembangunan organisasinya. (OL-8)

BERITA TERKAIT