04 August 2022, 21:00 WIB

Proyek yang Didanai Pinjaman Daerah di Lembata mulai Berjalan


Alexander P Taum |

PEKERJAAN ruas jalan Kabupaten di dalam kota Lewoleba, Kecamatan
Nubatukan, kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur dengan menggunakan
Dana Pinjaman Daerah dari PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI), mulai
dilaksanakan.

Ada dua segmen ruas jalan di dalam kota yang dikerjakan dengan biaya dari dana pinjaman daerah. Keduanya ialah pekerjaan paket kegiatan peningkatan jalan Simpang Lima Wangatoa, Puor sampai Watobua, dan segmen RS Damian hingga Jembatan Waikomo lanjutan, dengan nilai kontrak Rp 1,6 miliar lebih.

Ruas jalan utama di dalam kota itu akan dihotmix. Ruas jalan tersebut di kerjakan oleh kontraktor pelaksana CV Lima Satu dan konsultan pengawas CV Kukuh Abadi.

Di ruas jalan tersebut, tampak alat berat mulai melakukan pelebaran dan
pengerasan bahu jalan. Di segmen jalan itu terdapat papan nama proyek lengkap dengan penjelasan nilai kontrak, lama pekerjaan dan sumber anggaran.

Sementara ruas jalan dalam kota yang juga sedang dikerjakan, segmen Kota Baru, yang selama ini rusak berat, berjalan tanpa papan nama proyek.

Di segmen jalan Kotabaru, pekerjaan dimulai dengan pembongkaran
eksisting jalan yang rusak parah dan pemasangan saluran drainase.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lembata, Aloysius Muli Kedang, menjelaskan, seluruh proyek  fisik infrastruktur di Kabupaten Lembata sudah selesai dilelang. "Saat ini sebagian mulai dikerjakan." (N-2)

 

BERITA TERKAIT