04 August 2022, 20:45 WIB

Pameran Keliling Museum Ranggawarsita Hadir di Klaten


Djoko Sardjono |


DINAS Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah menghadirkan
pameran keliling Museum Jawa Tengah Ranggawarsita di Gedung Sunan
Pandanaran (RSPD) Klaten.

Pameran museum keliling yang bertajuk Museum Dolan Klaten, itu, digelar
hingga Minggu (7/8), sekaligus untuk memeriahkan Hari Jadi ke-218 Kota
Klaten. Pameran museum ini dibuka Bupati Sri Mulyani, Kamis (4/8).

Selain Museum Ranggawarsita, pameran juga diikuti Museum Daerah Klaten, Omah Wayang Klaten, Monumen Pers Nasional, BPCB Jateng, BPSMP Sangiran, serta ekspo SMK/SMA dan UMKM Klaten.

Bupati Sri Mulyani menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada
Pemprov Jateng yang telah menyelenggarakan Museum Dolan Klaten.  
Kegiatan pameran museum keliling ini pertama di Klaten.

"Dengan diadakannya pameran museum keliling ini diharapkan dapat
menambah khasanah anak-anak kita. Karena di museum ini banyak replika
museum yang ada di Jawa Tengah," ujarnya.

Selain itu, Sri Mulyani meminta Kepala Dinas Pendidikan untuk
berkoordinasi dengan kepala-kepala sekolah untuk menghadirkan siswa di
event pameran museum keliling di Gedung Sunan Pandanaran.

"Museum sebagai pusat kemajuan kebudayaan yang menyenangkan bagi
masyarakat. Apalagi, masuk museum tidak dipungut biaya. Semoga pameran
ini dapat mengangkat perekonomian rakyat di Klaten," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah,
Uswatun Hasanah, menjelaskan hadirnya Museum Ranggawarsita merupakan
salah satu inspirasi yang bisa menaikkan museum di Klaten.

"Kami berharap museum ini bisa menjadi salah satu objek. Tidak hanya
wisata tetapi juga untuk penggalian karakter bangsa," imbuhnya.

Kepala Museum Ranggawarsita, Djoko Nugroho Witjaksono, mejelaskan
hadirnya pameran keliling ini untuk mengenalkan Museum Ranggawarsita dan enam warisan budaya dunia yang ada di Jawa Tengah.

"Enam warisan budaya dunia yang ada di Jawa Tengah, antara lain Candi
Borobudur, Situs Sangiran, Candi Prambanan, batik, keris, dan wayang.
Ini kami hadirkan untuk masyarakat Klaten," tandasnya. (N-2)

BERITA TERKAIT