04 August 2022, 18:59 WIB

Lamongan Targetkan Imunisasi Dasar 94 Persen


M Yakub |

PEMKAB Lamongan, Jawa Timur melakukan percepatan imunisasi anak. Hal ini untuk mengantisipasi munculnya penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi dan vaksinasi.

Ditargetkan target imunisasi dasar lengkap sebanyak 94,1 persen dan target Baduta (bayi 2 tahun) 85,6 persen (DPT dan MR). Bersamaan dengan bulan kemerdekaan Republik Indonesia, Dinas Kesehatan Lamongan menggelar Pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Megilan 2022, yang dibuka Bupati Yuhronur Efendi di halaman Guest House Pemkab Lamongan, Rabu (3/8).

Terlebih, Lamongan menjadi kabupaten terbaik dalam kinerja Imunisasi Rutin Lengkap (IRL)  di wilayah Jatim. Bupati mengingatkan pentingnya imunisasi dan vaksinasi bagi anak-anak untuk mengantisipasi munculnya berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

Karenanya, lanjut Bupati, kepada seluruh insan kesehatan agar memasifkan gerakan solidaritas dan gerakan ‘Ayo Imunisasi’ yang diikuti dengan literasi digital hingga tingkat dusun, agar partisipasi masyarakat meningkat pada IRL.

"Berikan layanan yang terbaik dan berkualitas kepada anak dan orang tua yang menjadi sasaran imunisasi. Jika diperlukan lakukan layanan home care service, dengan demikian masyarakat akan merasa nyaman dan benar-benar merasakan kehadiran pemerintah,� pesannya dihadapan insan kesehatan.

Yuhronur juga mengajak untuk melakukan modernisasi dan digitalisasi sistem pendataan sasaran dan jadwal imunisasi rutin pada balita dan anak, sehingga terbangun sistem big data yang kuat.

"Dengan imunisasi maka anak-anak kita akan memiliki daya tahan tubuh yang kuat hingga dewasa nantinya serta bisa berprestasi lebih baik di sekolah. Dengan demikian maka, manfaat dari imunisasi ini jauh lebih besar dibandingkan dampak yang ditimbulkan di masa depan," imbuhnya.

Kadinkes Lamongan, Taufik Hidayat menambahkan untuk mengantisipasi munculnya penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi dan vaksinasi. Instansinya terus melakukan imunisasi rutin lengkap dengan target imunisasi dasar lengkap sebanyak 94,1 persen dan target Baduta (Bayi 2 tahun) 85,6 persen (DPT dan MR).

Memasuki tahap kedua pada Agustus ini, lanjut Taufik, pemberian imunisasi tambahan campak-rubella kepada anak usia 9 sampai 59 bulan mencapai sasaran 63.977 anak.

"Melalui penyuntikan imunisasi/vaksinasi ini pula bentuk dari aksi nyata kehadiran pemerintah untuk melindungi dan mencegah balita dan anak-anak Lamongan dari penyakit menular (campak rubella polio, difteri, dan tetanus),"  pungkasnya. (OL-15)

BERITA TERKAIT