04 August 2022, 15:36 WIB

Dana Desa di Temanggung Masih untuk Buat Penanganan Covid-19


Tosiani |

PENGGUNAAN dana desa di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah sebagian besar masih untuk penanganan imbas pandemi covid-19, terutama pemulihan ekonomi. Hal ini berdasarkan aturan dan kebijakan yang ada.

Penjabat Kepala Desa Nglarangan, Kecamatan Tretep, Temanggung, Susmoro, mengatakan, sejauh ini pemanfaatan dana desa masih untuk pemulihan pasca pandemi. Karenanya, penggunaan dana desa untuk kebutuhan lain belum bisa maksimal.

"Anggaran belum bisa maksimal, masih dalam rangka pemulihan pandemi covid-19," kata Susmoro, Kamis (4/8).

Desa Nglarangan memperoleh total dana desa tahun 2022 ini sebesar Rp760 juta. Penggunaan dana untuk pemulihan pandemi covid, diantaranya untuk pemberian bantuan langsung tunai (BLT).

"Selain itu, ketahanan pangan juga menyerap anggaran cukup besar. Tapi lebih banyak untuk pemberian Bantuan Langsung Tunai," katanya.

Ia menyebutkan, untuk BLT ada batasan minimal 40 persen. Sedangkan untuk sektor ketahanan pangan sebesar 20 persen. Kemudian anggaran penanggulangan covid senilai 8 persen.

"Minimal di desa masih ada usaha pertanian. Kemudian sosialnya juga masih tinggi, sehingga masyarakat tidak merasakan imbas pandemi secara langsung,"katanya. (OL-13)

Baca Juga: Rp1,04 T Dana Desa Di Sulsel Sudah Tersalur

BERITA TERKAIT