04 August 2022, 11:18 WIB

BI NTT Upaya Kendalikan Inflasi Lewat Kampung Sadar Inflasi


Palce Amalo |

KANTOR Perwakilan Bank Indonesia Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mendorong stabilitas inflasi di daerah itu, khususnya Kota Kupang melalui penguatan strategi 4K yakni  keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta komunikasi efektif .

Hal ini ditempuh karena laju inflasi Kota Kupang yang terus meningkat hingga mencapai 1,07% (yoy) pada Juli 2022. Pemicu inflasi yang tinggi tersebut berasal dari peningkatan angkutan udara dan bahan makanan bergejolak, seperti ikan kembung, bawang merah, cabai merah, dan tomat.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan Kantor Perwakilan BI  NTT bersama Pemerintah Kota Kupang adalah membuat gebrakan baru berupa peluncuran 'Kampung Sadar Inflasi', dengan dengan Program Gemar Tani atau gerakan menanam pekarangan rumah dengan tanaman pengendalian inflasi.

Kepala Perwakilan BI NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja bersama Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man meresmikan kampung sadar inflasi tersebut yang terletak di Kelurahan Kayu Putih yang ditandai dengan menanam cabai merah sejak Rabu (3/8).

Lokasi penanaman cabai tersebut menjadi pilot project, gerakan penanaman cabai di pekarangan rumah penduduk yang tersebar di 30 RT. Bank Indonesia membagikan 3.000 anakan cabai yang sudah disiapkan dalam polybag. Menurut Nyoman, program penanaman cabai tersebut bukan profit oriented, melainkan untuk menjaga stabilisasi harga dan inflasi di Kota Kupang.

"Setidaknya, dengan adanya program Kampung Sadar Inflasi ini, produksi dan konsumsi cabai merah dalam rumah tangga masyarakat di Kota Kupang dapat terpenuhi dan tercukupi," kata Dia.

Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man menyebutkan Kampung Sadar Inflasi merupakan tindak lanjut atas pelaksanaan High Level Meeting TPID Kota Kupang yang telah digelar pada 2 Agustus 2022. "Kegiatan ini akan menjadi program unggulan TPID Kota Kupang yang akan disampaikan pada
saat self assessment dan OPS Tahun 2023 kepada Kemendagri dan Kemenko RI,' katanya.

Dengan adanya program ini, semakin sadar dan peduli dengan perkembangan inflasi, serta diimplementasikan di seluruh kelurahan di Kota Kupang, dengan tujuan agar inflasi atau harga di Kota Kupang tetap stabil dan terkendali.

Kegiatan ini juga dirangkai dengan Sosialisasi CBP (Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah) kepada masyarakat di Kelurahan Kayu Putih, masyarakat diberikan pemahaman cara-cara merawat uang rupiah yang baik dan benar serta memahami arti pentingnya nilai rupiah. (OL-13)

Baca Juga: Ganjar Minta Masuk RI Diperketat setelah Seorang Warga Terduga Cacar Monyet

 

BERITA TERKAIT