03 August 2022, 20:50 WIB

Dinkes Cianjur Tunggu Pedoman Pelaksanaan Vaksin Booster Kedua Bagi Nakes


Benny Bastiandy |

DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sudah mempersiapkan seandainya dilaksanakan vaksinasi covid-19 dosis ketiga (booster) kedua bagi tenaga kesehatan (nakes). Namun, secara teknis masih menunggu pedoman umum dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Irvan Nur Fauzy mengatakan jenis vaksin booster bagi tenaga kesehatan untuk kedua kalinya sudah disiapkan. Pun model pelaksanaannya sudah dimatangkan.

"Pada prinsipnya sih kita sudah siap. Hanya untuk kick off-nya kita masih menunggu pedoman dari Kementerian Kesehatan. Tapi prinsipnya kita siap. Untuk model pelaksanaannya itu bisa dilaksanakan di puskesmas-puskesmas disesuaikan dengan unit-unitnya. Begitu juga di rumah-rumah sakit," terang Irvan, Rabu (3/8).

Jumlah tenaga kesehatan di Kabupaten Cianjur terdata lebih kurang 10 ribu orang. Mereka tersebar di fasilitas layanan kesehatan pemerintah dan swasta.

"Itu sudah terdata. Sudah masuk Sistem Informasi SDM Kesehatan. Jadi nanti itu yang akan mendapatkan vaksin booster kedua," ucapnya.

Secara umum, kata Irvan, cakupan vaksinasi booster di Kabupaten Cianjur relatif masih cukup rendah. Saat ini capaiannya di kisaran 47%. "Kami sedang mengejar target di kisaran 50%," ungkapnya.

Capaian vaksin booster Kabupaten Cianjur, sebut Irvan, mendapat apresiasi dari Pemprov Jabar. Sejauh ini capaiannya terbaik kedua di Jawa Barat setelah Kota Sukabumi. "Alhamdulillah, untuk vaksin booster capaiannya kita terbaik kedua di Jawa Barat," sebut Irvan.

Secara umum, cakupan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Cianjur relatif cukup optimal. Untuk dosis pertama, cakupannya sudah di kisaran 91% dan dosis kedua kisaran 90%. "Untuk cakupan lainnya sudah mendekati 100%," pungkasnya. (OL-15)

 

BERITA TERKAIT