03 August 2022, 10:15 WIB

Kapal Nelayan di Aceh Singkil Terbalik Dihantam Gelombang, Satu Hilang


Amiruddin A. Reubee |

SETELAH dihantam gelombang tinggi, dua nelayan tradisional asal Desa Kuala Baru Sungai, Kecamatan  Kuala Baru, Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh, tenggelam terbawa arus, pada Selasa. Akibatnya seorang di antara mereka hilang dan satu temannya berhasil diselamatkan oleh nelayan lain.

Korban hilang bernama bernama HS, 45, dan yang berhasil diselamatkan IS, 40. Kedua nelayan kecil pengguna perahu kayu itu adalah saban hari mencari ikan di perairan laut Samudera Hindia, lepas pantai Kuala Baru.

Camat Kuala Baru, Mansurdin, mengatakan awalnya Selasa pagi dua nelayan itu turun mencari ikan di kawasan Suak Bakung. Ketika mereka pulang, hendak memasuki Muara Sungai Kuala Baru,  sekitar pukul 12.30 Wib, perahu mesin yang mereka tumpangi dihantam ombak besar.

Karena tergulung gelombang dan masuk air, kedua nelayan itu terhempas terbawa arus. Berkat bantuan nelayan lain dan warga sekitar, IS berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Adapun korban hilang HS masih dilakukan pencarian dengan menyisir lokasi kejadian.

Hingga pukul 18.00 Wib Selasa sore korban belum juga ditemukan. Pada hari ini Rabu pagi, pencarian kembali dilanjutkan. "Kami mohon kepada Allah semoga korban segera ditemukan dalam kondisi selamat," ucap Muhammad, warga Kuala Baru.

Catatan Media Indonesia, di perairan laut Samudera Hindia kawasan Kabupaten Aceh Singkil, sering terjadi cuaca buruk dan gelombang tinggi. Lantaran itu kerapkali pasokan bahan pokok melalui jalur laut ke kampung-kampung di pedalaman pinggiran pantai dan kawasan kepulauan terpencil di Aceh Singkil, terhenti terhalang cuaca buruk.

Bahkan kapal tujuan dari Singkil ke Pulau Banyak atau sebaliknya sering tidak berlatar saat gelombang besar. (OL-13)

Baca Juga: Loka POM Kota Tasikmalaya Sita Ribuan Kosmetik Ilegal Berbahaya

BERITA TERKAIT