01 August 2022, 11:20 WIB

Perbaikan Pipa PDAM Sejumlah Daerah Wonosobo Krisis Air


Tosiani |

SEJUMLAH daerah di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah mengalami krisis air bersih karena perbaikan jaringan PDAM. Pemerintah Daerah (Pemda) setempatpun langsung melakukan droping air agar warga tidak kesulitan.

Kepala Pelaksana Harian (Plh) Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Wonosobo Bambang Triyono, menjelaskan, kegiatan droping Air bersih sudah dilakukan sejak akhir pekan lalu. Yakni di Kelurahan Jaraksari, Kecamatan Wonosobo dan sekitarnya.

"Kami sudah melakukan dropping air bersih ke daerah kekeringan, yakni Kelurahan Jaraksari dan sekitarnya menggunakan dua armada milik damkar,"kata Bambang, Senin (1/8).

Ia menyebutkan, untuk wilayah Jaraksari di RT 12 dan RT 15 sudah dilakukan dua kali droping air, sehingga total jumlah air bersih yang disalurkan ada 8.000 Liter. Wilayah Jaraksari RT 06 dan RT 07 juga diberi dua kali droping air dengan total yang disalurkan ada 8.000 Liter. Wilayah Karangkajen disaluri 4.000 liter air.

Droping air di lokasi Gedung Film Dieng sebanyak 4000 liter. Wilayah Singkir RT 01 dan RT  8 menerima total 10 ribu Liter air bersih. Kelurahan Jaraksari RT 13 dan RT 14 mendapat total 10 ribu Liter air bersih. Daerah Sruni RT 01 mendapat total 5000 liter air.

Penyaluran air bersih ke Jaraksari di RT 13 dan  RT 14 total 5000 Liter. Jaraksari RT 06 dan RT 07 total 5000 Liter. Daerah Singkir RT 8 RW 4 total 5000 Liter. Kemudian Singkir RT 6 dan  RT 7 total 5000 Liter.

"Warga Kampung jaraksari dan singkir Kelurahan Jaraksari Kec Wonosobo mengalami krisis air bersih dikarenakan adanya perbaikan jaringan PDAM BPBD membantu pasok air bersih dengan mengerahkan 2 unit tangki air diharapkan smua warga yg terdampak akan mendapatkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga," katanya. (OL-13)

Baca Juga:  Pipa PDAM Terdampak Proyek Underpass Suplai Air di 10 Wilayah ...

BERITA TERKAIT