27 July 2022, 14:59 WIB

Kerap Terjadi Laka Lantas, Warga Minta Jalan Kinderdolf Lembang Diperbaiki


Depi Gunawan |

WARGA mendesak Jalan Kinderdolf yang berada di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat segera diperbaiki. Sebab selama ini mereka dibuat menderita dan terganggu akibat jalan rusak parah.

Pengguna jalan kesulitan untuk memilih jalan karena nyaris semua badan jalan berlubang. Apabila ada pengendara roda dua melintas dengan kecepatan agak tinggi bisa dipastikan terjatuh. Lebih parah saat musim penghujan, kecelakaan pengguna sepeda motor sering terjadi disebabkan kondisi jalan, terlebih pada malam hari karena minim penerangan.

Rudi, 38, seorang warga, mengatakan jalan penghubung dua desa ini sudah lama rusak, tetapi belum ada tindakan apapun juga dari pemerintah kabupaten hingga saat ini.

"Rusaknya sudah lama, setahu saya, pihak yang berwenang memperbaiki jalan adalah kabupaten. Padahal sudah sering dilaporkan di media sosial (medsos) tapi belum ada respon," kata Rudi, Rabu (27/7).

Menurut dia, jalan yang kondisinya rusak kira-kira sepanjang 1,5 kilometer. Jalan Kinderdolf kerap dilalui warga dari beberapa desa bahkan jika jalur arteri disergap kemacetan, jalan ini dimanfaatkan sebagai jalur alternatif dari dan menuju Kota Bandung.

"Kendaraan dari arah Desa Wangunsari menuju ke arah sini (Kinderdolf) biasanya padat saat libur, sering dilalui wisatawan untuk memangkas perjalanan. Tetapi beginilah kondisinya, rusak," ujarnya.

Baca juga: Kawasan Wisata Lembang Dipadati Pengunjung

Cecep, 46, pengguna jalan, mengaku, pernah melihat pengendara motor yang terjatuh karena mengebut di Jalan Kinderdolf. Diduga, pengendara motor itu tidak tahu jika kondisi jalan banyak lubang.

"Kira-kira sekitar jam 19.30 WIB, kan gelap. Diperkirakan dia bukan asal sini (Lembang) makanya jatuh, kalau orang sini mah enggak bakal ngebut pasti ekstra hati-hati karena sudah tahu kondisinya rusak," ucap Cecep.

Dia tidak mengetahui persis sejak kapan Jalan Kinderdolf rusak parah. Agar tidak terlalu membahayakan, kadang ada warga yang sukarela menguruk jalan berlubang dengan puing bangunan.

"Sebisa mungkin harus secepatnya diaspal atau dicor, kalau enggak, ya rusaknya bisa lebih parah meski sudah ditambal warga. Soalnya vital, banyak warga Desa Wangunsari yang setiap hari melewati untuk berangkat ke pasar atau bekerja di Lembang," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung Barat Aan Sopian mengungkapkan perbaikan ruas Jalan Kinderdolf sudah diusulkan menggunakan anggaran bantuan gubernur (bangub).

"Sejak 2021 sudah kita usulkan pakai anggaran bangub, dua kali pengusulan cuma sampai saat ini belum ada realisasi," ungkap Aan saat dikonfirmasi.

Pihaknya sudah menyiapkan Detail Engineering Design (DED). Ditargetkan, perbaikan ruas jalan bisa dikerjakan pada tahun depan.

"Mudah-mudahan di 2023 usulan kita diterima oleh provinsi sehingga anggaran ini turun dan bisa dilaksanakan," jelasnya.(OL-5)
 

BERITA TERKAIT