21 July 2022, 20:26 WIB

Wamendes PDTT Apresiasi PPM Agribisnis Binaan PT Timah Di Muntok


Rendy Ferdiansyah |

WAKIL Menteri Desa PDTT Budie Arie Setiadi meninjau Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang di salurkan PT Timah Tbk melalui Coorporate Social Responsibility (CSR) di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Kamis (21/7).

Wamendes PDTT berdialog dan meninjau langsung kandang, rumah pembibitan, rumah kompos, dan peternakan bebek yang dikelola Gapoktan Tanjung Jaya. Tak hanya itu dirinya juga melakukan penanaman buah durian.

Budie Arie Setiadi mengatakan upaya pemberdayaan masyarakat dengan agribisnis ini sejalan dengan program nasional.

"Program pemberdayaan ini satu gerakan ini bisa memberikan tiga manfaat untuk ketahanan pangan, pencegahan stunting dan juga menurunkan kemiskinan ekstrim. Ini sejalan dengan prioritas nasional apa yang sudah dilakukan PT Timah Tbk, karena menghadapi ketidakpastian global ada dua isu besar yakni energi dan ketahanan pangan," Katanya.

Ia berharap, program pemberdayaan masyarakat dengan agribisnis ini bisa dikembangkan dan dilaksanakan di daerah lainnya juga.

"Apa yang dilakukan PT Timah Tbk ini harus menjadi contoh bagi korporasi di Indonesia yang peduli terhadap lingkungan dan pengembangan masyarakat terutama masyarakat di sekitar perusahaan beroperasi. Masyarakat bukan hanya jadi penonton tapi dilibatkan langsung," pesannya.  

Sementara Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming mengatakan, PT Timah Tbk secara konsisten mendukung pembangunan di Bangka Barat.

"Alhamdulilah keberadaan PT Timah Tbk diantara semua perusahaan cuma PT Timah Tbk yang selama ini bersama dengan kami melakukan banyak hal. Mulai dari penanganan Covid-19, rumah layak huni dan banyak hal lainnya. Jadi tidak heran ketika PT Timah Tbk membentuk Kampung Amoi," katanya.

Sementara Direktur SDM PT Timah Tbk Yennita dalam kesempatan ini mengatakan, PT Timah Tbk membangun kolaborasi  dan sinergisitas dengan pemangku kepentingan di Bangka Barat.

"Lewat CSR, PT Timah Tbk berupaya memberikan kontribusinya dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi, pendidikan, sosial  kemasyarakatan, dan lainnya di Kabupaten Bangka Barat," katanya.

Kampong Amoi yang merupakan Akronim dari Agro, Mandiri dan Terintegrasi merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh PT Timah berkolaborasi dengan masyarakat desa dan stakeholder terkait.

"Bagi perusahaan kerja sama ini adalah sesuatu hal yang baik karena keberadaan perusahaan dapat memberikan dampak positif untuk mendorong masyarakat menjadi mandiri secara ekonomi," katanya.

Ia menyebutkan, bagi Gapoktan setempat, hal ini adalah sebuah pencapaian konkrit tentang contoh nyata keberhasilan dalam kegiatan agrobisnis sehingga berdampak kepada kemajuan ekonomi sosial kemasyarakatan.

"Semoga Program Kampung Agromandiri dan Terintegrasi tetap produktif dan berkelanjutan, membawa manfaat bagi masyarakat," ucapnya.

Ditempat yang sama, Ketua Gapoktan Tanjung Jaya,  Hendrick M. Amin mengatakan, PT Timah Tbk mendukung penuh program agribisnis yang mereka jalankan. "Bukan hanya support bangunan dan memfasilitasi tapi juga PT Timah Tbk memberikan berupa bimbingan dan pelatihan," katanya.

Ia menyebutkan, kegiatan ini akan terus dikembangkan, dimana saat ini tidak hanya Gapoktan tapi juga Kelompok Wanita Tani juga ikut terlibat dalam pengembangan agribisnis.

Untuk tahun ini, kelompok mereka mengembangkan budidaya aquaponic dan vermicomposting, serta peternakan bebek. "Selain memberikan dampak ekonomi, ini juga memberikan lapangan pekerjaan, menambah wawasan, dan juga kebersamaan di masyarakat kami seperti kegiatan gotong royong," katanya. (OL-13)

Baca Juga: Petani di Kabupaten Cirebon Minta Tambahan Alokasi Pupuk Subsidi

BERITA TERKAIT